1 Prinsip dasar animasi pertamakali diciptakan melalui buku The Illlusion of life : Disney Animation. Jelaskan pentingnya perinsip dasar animasi dalam pembuatan produk animasi! Jawaban : .. 2. Setidaknya terdapat 12 prinsip dasar animasi.
SERPONG, KOMPAS CORNER — Meskipun jumlah tayangan animasi di layar kaca tak sebanyak dengan jumlah tayangan acara lainnya, namun hal tersebut lantas tak membuat tayangan animasi “kehilangan” segmentasi pasarnya. Pasalnya, potensi animasi di tanah air kian hari kian meningkat. Seperti yang dilansir oleh Badan Pusat Statistik BPS, nilai subekspor film, video, fotografi dan animasi mengalami kenaikan yang cukup pesat dari Rp 595 miliar 2010 menjadi Rp 639 miliar 2013. Menyadari akan potensi tersebut, Ultigraph mengajak seluruh generasi muda untuk turut berkarya dan menyelami wawasan secara mendalam mengenai industri animasi melalui seminar “Peranan Concept Art dalam Industri Animasi”. Seminar ini dibawakan oleh Rizki Katamsi selaku Art Director MNC Animation pada Jumat 13/05 di Universitas Multimedia Nusantara, Serpong. Rizki Katamsi mengawali seminar dengan memperkenalkan salah satu animasi yang tengah digarapnya, yakni KIKO. Animasi yang ditayangkan oleh MNC TV pada tahun 2014 lalu, kini dikembangkan lebih lanjut menjadi KIKO Season 2. Dalam KIKO season terbaru, para penonton nantinya mampu menyaksikan aksi jenaka tokoh KIKO dengan durasi yang lebih lama, yakni sekitar 11 menit untuk satu episode. Antusias para peserta dalam seminar “Peranan Concept Art dalam Industri Animasi” yang dibawakan oleh Rizki Katamsi pada 13/05. “Dalam season KIKO terbaru, akan ada perubahan karakteristik dan desain tokoh. Perubahan tersebut tentunya dimaksudkan untuk membidik para penonton dengan lebih tepat,” terangnya. Selain itu, Rizki juga memperkenalkan setiap tokoh KIKO Season 2 yang digarapnya kepada para penonton. Kiko, Lola, Ting Ting, Patino, Poli, dan beberapa tokoh KIKO lainnya akan hadir dengan karakteristik yang lebih dewasa dibandingkan KIKO Season 1 agar mampu menarik perhatian penonton yang berusia lebih dari 10 tahun. “Visualisasi bisa jadi salah satu hal yang mendorong sebagian besar pemirsa untuk tetap mengikuti tayangan animasi di layar kaca,” ujar Rizki. Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa visualisasi sendiri ibarat umpan’ yang berperan penting dalam menciptakan “first impression” para penonton. Dalam hal ini, para animator dituntut untuk menghadirkan animasi dengan alur yang menarik dan visualisasi yang mendukung. Tak lupa, Rizki juga memaparkan proses pembuatan animasi atau 3D Production Pipeline kepada peserta seminar. Secara garis besar, berikut tahapan yang dilalui oleh animator dalam pembuatan animasi Penggalian ide Sebelum menggarap animasi, animator diharuskan untuk menggali ide cerita yang diangkat ke dalam animasi terlebih dulu. Dalam hal ini, animator dapat mengangkat kisah keseharian ataupun kisah unik lainnya yang mampu membangkitkan rasa keingintahuan penonton. Pembuatan script Ide cerita yang telah dipilih kemudian akan dituangkan secara lebih mendetail ke dalam bentuk script. Script juga memegang peranan penting dalam membangun kisah secara utuh dan menyeluruh. Perancangan storyboard Pada tahap ini, animator dituntut untuk membuat storyboard sesuai dengan script yang telah dibuat sebelumnya. Storyboard yang dibangun harus mampu merepresentasikan secara keseluruhan cerita yang dibangun. Recording Usai merancang kisah dengan lebih detail, maka selanjutnya animator merekam audio terkait kisah yang akan diwujudkan ke dalam animasi. Animatic Dalam tahap ini, animator perlu membuat animated storyboard berdasarkan storyboard yang sudah dibuat sebelumnya. Dalam membuat animatic, animator juga perlu menyematkan basic sound effect terkait storyboard yang dihidupkan dalam bentuk animasi. Design Animator mendesain tokoh, background, dan hal lain yang ditampilkan dalam bentuk animasi secara lebih mendetail. Layout Transisi antar adegan animasi yang smooth sangat dibutuhkan agar penonton tetap merasa nyaman ketika menyaksikan animasi. Animation Tahap ini bisa dikatakan sebagai tahap yang cukup krusial, mengingat tahap ini sangat mempengaruhi output dari animasi yang dihasilkan. Dalam tahap ini, animator perlu merancang visualisasi yang atraktif dan tentunya sesuai dengan kisah yang diangkat. VFX Visual Effect Pada tahap ini, animator membuat visual effect agar mampu menghidangkan visualisasi dengan kualitas yang jauh lebih baik. Usai membahas mengenai tahapan pembuatan animasi, Rizki kemudian memaparkan sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh animator. “Sekali lagi, visualisasi sangat berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan mampu meningkatkan daya saing animasi itu sendiri,” ucapnya. Animasi dengan alur dan visualisasi yang menunjang juga berpotensi besar untuk bersaing dalam pasar animasi skala internasional. “Membuat animasi dengan visualisasi yang berkualitas tinggi mungkin bukanlah sebuah kewajiban. Namun, dengan kualitas yang tinggi, animasi memiliki nilai dan daya jual yang lebih tinggi,” tegasnya. Hal terakhir yang perlu diperhatikan ialah terkait segmentasi animasi. Animator perlu menentukan segmentasi animasi sebelum mengerjakan animasi lebih lanjut. Hasil animasi yang digarap akan jauh lebih optimal jika animator menyesuaikan konten animasi sesuai dengan segmentasinya. Sebagai contoh, animator perlu mengutamakan unsur keunikan cerita dalam animasinya ketika mengikuti festival animasi, ataupun unsur kontinuitas ketika tengah membuat animasi tv-series. Hal ini dikarenakan festival animasi lebih didominasi oleh para praktisi di bidang industri animasi, sementara tv-series sendiri cenderung dinikmati oleh masyarakat luas. Dengan kata lain, konsep animasi yang disajikan bergantung kepada segmentasi animasi yang dibidik. “Konsep yang disajikan sebisa mungkin memberikan kesan impressive agar dapat memikat banyak penonton,” tambahnya. Pada akhirnya, konsep animasi yang dirancang perlu disesuaikan dengan segmentasi pasar yang dibidik agar mampu merangkul lebih banyak penonton dan memenuhi goal pembuatan animasi. Penulis Elisabeth Fotografer Errend Cavalera
Prosespembuatan animasi 2D terbagi menjadi 3 tahap, yaitu Pre-Produktion, Production, dan Post-Production. Dalam setiap tahap itu ada beberapa proses yang haris dilalui, berikut penjelasannya. 1. Pre-Production (Tahap Pra Produksi) Akar dari keseluruhan proses pembuatan animasi 2D adalah pada tahap pra-produksi ini.
Pandemi Covid 19 jangan sampai menghentikan proses belajar mengajar. Saat ini Belajar dirumah menjadi salah satu cara yang diterapkan guna membantu pemerintah dalam upaya menghentikan penyebaran wabah. penggunaan internet pun menjadi salah satu media dalam penyampaian materi pembelajaran. setiap pembelajaran tentunya akan disertai dengan evaluasi hasil pembelajaran berupa uji kompetensi kemampuan baik dengan cara praktikum maupun teori dengan menyelesaikan soal latihan. Berikut contoh soal HOTs uji kompetensi untuk mata pelajaran Animasi 2 Dimensi Kompetensi Dasar KD Memahami prinsip dasar pembuatan animasi 2D Vektor Soal Pilihan Ganda! Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X pada huruf A, B, C, D, atau E, serta tuliskan alasannya! 1. Penggunaan bidang multimedia salah satunya adalah pembuatan animasi. Animasi merupakan sekumpulan gambar yang disusun sedemikian rupa hingga membentuk suatu rangkaian ilusi gerakan. Salah satu pemanfaatan animasi di kehidupan sehari-hari adalah animasi 2D iklan himbauan masyarakat. Animasi 2D digunakan untuk pembuatan iklan karena .... A. animasi 2D memiliki elemen-element yang cocok untuk dijadikan sebagai iklanB. animasi 2D terdiri dari gambar vektor sehingga memiliki kualitas yang baik C. animasi 2D merupakan alternatif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat agar lebih menarik D. animasi 2D memiliki rangkaian gerak yang nyata sehingga baik untuk digunakan sebagai iklan. E. animasi 2D dapat menggunakan efek transisi dan efek fisual yang identik dengan iklan Alasan .......... 2. Salah satu siswa kelas XI SMK BISA diminta untuk membuat animasi BUS yang melintas jalan di area pegunungan dengan lintasan berkelok-kelok. Tugas tersebut harus diselesaikan selama satu hari. Jenis teknik pembuatan animasi 2D yang tepat dipilih oleh siswa tersebut adalah teknik .... A. Teknik animasi Path, karena animasi cell hanya dapat digunakan jika memiliki latar belakang yang tidak terlalu rumit B. Teknik animasi Cell, karena animasi path memiliki proses yang lebih rumit dan memakan waktu yang lebih lama C. Teknik animasi Cell, karena animasi cell lebih efektif dalam pembuatan animasi yang rumit D. Teknik animasi Path, karena memiliki tingkat kedetailan animasi yang lebih tinggi. E. Teknik animasi Path, karena akan lebih sulit jika menggunakan animasi Cell dimana gambar harus dibuat satu per satu. Alasan .............. 3. Membuat produk animasi 2D sebaiknya dengan menerapkan perinsip dasar animasi, hal ini bertujuan agar produk animasi yang dihasilkan dapat lebih menarik dan memiliki gerakan yang tidak kaku. Dalam hal penggunaannya untuk membuat sebuah animasi , tips penerapan perinsip animasi yang tepat adalah ..... A. menggunakan seluruh prinsip animasi B. menggunakan prinsip animasi sesuai dengan kebutuhan animasi C. menggunakan minimal setengah dari prinsip animasi yang ada D. menggunakan tidak lebih dari 3 prinsip animasi dalam satu objek E. menggunakan seluruh perinsip animasi dalam satu objek. Alasan ............ 4. Siswa akan membuat animasi dengan objek orang berjalan. Siswa tersebut akan menerapkan perinsip dasar animasi 2 Dimensi. Agar animasi tersebut menarik dan tampak seperti nyata, siswa dapat menggunakan perinsip .... A. Solid Drawing, Anticipation, Staging B. Straight Ahead, Timing, Spacing C. Squash And Stretch, Exaggeration, Slow In D. Follow Through and Overlapping Action, Arcs, Secondary Action E. Pose to pose, Secondary Action, Appeal Alasan ..............Baca Juga SOAL HOTS PILIHAN GANDA MAPEL ANIMASI 3D SMK MULTIMEDIA KD KD Animator harus memiliki kepekaan terhadap objek animasi yang ia buat. Kepekaan kepekaan tersebut diantaranya terhadap anatomi, komposisi, berat, keseimbangan, pencahayaan, dan lain-lain. Untuk dapat mencapai semua itu, dapat dilakukan dengan cara menggambar terus menerus. Hal ini karena .......... A. Menggambar dapat melatih seseorang untuk memiliki pengamatan yang kuat pada detail B. menggambar merupakan salah satu perinsip dasar animasi yaitu solid drawing C. menggambar dapat melatih animator untuk dapat membuat animasi yang baik D. menggambar merupakan proses yang rumit E. merupakan suatu proses yang harus dilakukan oleh animator Alasan ................... 6. Berikut ini bukan ciri-ciri dari animasi 2 dimensi atau dwi matra, yaitu .... A. hanya memiliki panjang dan lebar B. hanya memiliki koordinat X-axis dan Y-axis C. memiliki permukaan yang rata D. hanya dapat digunakan untuk pembuatan film kartun E. memiliki bucu atau sudut kecuali bentuk bulatan Alasan ....................... 7. Fungsi dari adanya prinsip dasar animasi adalah .... A. agar setiap animasi yang dibuat terlihat menarik, dramatis, dan karakter mampu melakukan gerakan yang terlihat nyata B. dapat meningkatkan jumlah penonton C. agar animasi yang dibuat lebih efektif D. meminimalisir kesalahan dalam pembuatan animasi E. meminimalkan waktu pengerjaan suatu animasi Alasan ...................... 8. Prinsip animasi dimana memberikan efek tentang bagian tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun seseorang telah berhenti bergerak adalah ..... A. Exaggeration B. Anticipation C. Follow Throught D. Overlapping Action E. Arcs Alasan .........................Baca Juga KUMPULAN KISI KISI SOAL ANIMASI 3D SMK MULTIMEDIA PERHATIKAN PETUNJUK BERIKUT UNTUK DAPAT MENYELESAIKAN SOAL NOMOR 9 DAN 10! Petunjuk A. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukan hubungan sebab akibat B. Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukan hubungan sebab akibat C. Jika pernyataan benar, alasan salah. D. Jika pernyataan salah, alasan benar. E. Jika pernyataan dan alasan salah. Pernyataan. 9. Squash and Stretch adalah prinsip menambahkan efek lentur pada animasi yang digunakan untuk membuat ilusi agar objek seolah olah dapat memuai atau menyusut sehingga dapat memberikan efek dinamis. Sebab Fungsi dari prinsip dasar animasi adalah agar animasi yang dibuat dapat melakukan gerakan yang terlihat nyata. Jawaban .... Alasan ...... 10. Metode pembuatan animasi dengan menggunakan prinsip Straight Ahead Action lebih efektif jika diterapkan dalam dunia industri. Sebab Straight Ahead Action adalah membuat animasi dengan cara menggambar hanya pada keyframe-keyframe tertentu saja. Jawaban ...... Alasan ......Baca Juga KUMPULAN KISI - KISI SOAL ANIMASI 2D SMK MULTIMEDIASOAL ESSAY! Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat! 1. Prinsip dasar animasi pertamakali diciptakan melalui buku The Illlusion of life Disney Animation. Jelaskan pentingnya perinsip dasar animasi dalam pembuatan produk animasi! Jawaban ................. 2. Setidaknya terdapat 12 prinsip dasar animasi. Jelaskan bagaimana caramu melakukan analisis untuk menentukan prinsip animasi yang akan digunakan dalam sebuah kerya animasimu! Jawaban ..................... 3. Jelaskan kendala kendala apa saja yang kamu temukan saat melakukan analisis jenis prinsip animasi yang terdapat pada sebuah film animasi! Jawaban .............
12Prinsip Dasar Dunia Animasi. Sebelum memulai ke-12 prinsipnya, ada alasan mengapa seorang animator atau mereka yang membuat video animasi seperti Imaji harus menggunakan 12 prinsip tersebut. Melalui 12 prinsip tersebut nantinya animator dapat meng-capture atau menangkap momentum dari runtutan gambar sehingga tampak bergerak dan terlihat hidup.Meski memang sebenarnya ada banyak teori yang
Seiring dengan semakin majunya teknologi, Industri animasi menjadi salah satu Industri yang berkembang sangat pesat. Dilansir dari Indonesia Eximbank, pasar global ekonomi kreatif sub-sektor animasi di proyeksikan memiliki nilai valuasi sebesar USD 270 Milliar pada tahun 2020 dan di tahun 2024 akan mengalami tren meningkat sebesar 9 persen. Tentunya dimasa yang akan datang kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki keahlian animasi akan terbuka sangat luas. Nah, kali ini Karina akan bahas prinsip - prinsip yang harus kamu ketahui jika ingin bekerja di Industri animasi. Simak sampai habis ya! Solid DrawingHal dasar yang sudah menjadi ketetapan saat membuat animasi adalah menggambar. Dengan prinsip animasi menggambar, seorang animator dapat menghasilkan gambar yang lebih “peka”. Peka di sini berarti sadar akan terhadap komposisi, anatomi, berat, pencahayaan, dan keseimbangan gambar. Untuk mengasah beberapa hal tersebut kamu dapt melakukan observasi dan praktek langsung. Timing & SpacingArti timing dalam prinsip animasi adalah tentang menentukan waktu, kapan sebuah gerakan harus dilakukan. Contoh, ketika animator menentukan pada detik berapa sebuah apel jatuh dari pohon hingga menyentuh tanah. Sedangkan spacing adalah tentang menentukan percepatan dan perlambatan berbagai macam jenis gerak. Contoh, ketika animator menentukan kepadatan gambar, mulai dari apel di atas pohon, berada di udara hingga menyentuh tanah. Squash & StretchPenggunaan prinsip animasi squash & stretch pada proses pembuatan animasi adalah untuk menambahkan efek lentur pada objek atau figure sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup. Jikapenerapan squash and stretch pada benda hidup, hasilnya akan memberikan efek dinamis terhadap gerakan. Sedangkan pada benda mati, squash and stretch akan membuat benda-benda tersebut seolah tampak atau seperti benda animasi anticipation bisa juga dianggap sebagai sebuah persiapan atau awalan gerak ancang-ancang. Contohnya, ketika seseorang bangkit dari posisi duduk maka akan ada gerakan membungkukkan badannya terlebih dahulu sebelum benar-benar berdiri tegak. Slow in and Slow outPrinsip animasi yang satu ini selaras dengan prinsip spacing yang menegaskan kembali bahwa setiap gerakan memiliki percepatan dan perlambatan yang berbeda-beda. Untuk slow in biasanya terjadi jika sebuah gerakan diawali secara lambat kemudian menjadi cepat. Sedangkan slow out akan terjadi jika sebuah gerakan yang cenderung cepat kemudian jadi animasi Arcs merupakan sistem pergerakan tubuh pada manusia, binatang, atau makhluk hidup lainnya yang bergerak sesuai pola. Penerapan arcs dalam animasi akan memungkinkan karakter bergerak secara halus dan tampak lebih realistik. Hal ini disebabkan gerakan yang mengikuti pola bentuk lengkung, seperti lingkaran, elipse, atau parabola. Secondary ActionPrinsip secondary action berfungsi sebagai penguat gerakan utama agar terlihat lebih nyata. Misalnya, ketika animator membuat karakter sedang berjalan, gerakan utamanya akan selalu pada langkah kakinya. Namun, animator bisa memberikan gerakan tambahan sebagai penguat seperti gerakan mengayunkan Through and Overlapping ActionPada animasi, saat bagian tubuh karakter diam dan bagian tubuh tertentu lainnya tetap bergerak biasa disebut dengan follow through. Contoh, dada yang naik turun akibat kelelahan setelah berhenti berlari. Kemudian, overlapping action dapat diartikan sebagai gerakan saling-silang. Contoh, pergerakan kaki dan tangan saat berjalan. Straight Ahead Action And Pose to PosePrinsip straight ahead action mengharuskan animator menggambar secara keseluruhan, satu per satu dan frame by frame. Keunggulan dari prinsip ini adalah kualitas gambar yang konsisten karena dikerjakan oleh satu orang. Namun, memerlukan waktu pengerjaan yang lama. Prinsip pose to pose hanya menggambar inti-inti atau keyframe dari sebuah gerakan saja. Dan untuk tahapan selanjutnya dikerjakan oleh asisten atau animator lain. Biasanya cara ini cocok digunakan dalam industri karena proses pengerjaan yang relatif lebih cepat. StagingTidak hanya dalam film atau teater yang memerlukan kondisi lingkungan yang mendukung adegan per scene-nya. Animasi juga memerlukan hal tersebut, hal ini biasa disebut dengan staging. Dalam implementasinya, staging dibuat sedemikian sempurna untuk mendukung suasana atau mood yang ingin dicapai dalam sebagian bahkan keseluruhan scene. AppealMakna appeal dalam animasi dapat diartikan menjadi dua, yakni yang pertama berkaitan dengan keseluruhan gaya visual di dalam animasi. Sedangkan yang kedua, appeal adalah tentang penokohan yang berhubungan dengan “charisma” seorang karakter dalam animasi. ExaggerationPrinsip terakhir dalam animasi adalah exaggeration, yakni upaya mendramatisir sebuah animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang memiliki sifat hiperbola. Tujuannya sendiri adalah untuk menampilkan ekspresi tertentu secara tajam, dan biasanya digunakan untuk animasi yang bergenre komedi.
Secaraumum, pengertian animasi adalah gambar bergerak yang berasal dari kumpulan berbagai objek yang disusun secara khusus sehingga bergerak sesuai alur yang sudah ditentukan pada setiap hitungan waktu. Objek yang dimaksud adalah gambar manusia, tulisan teks, gambar hewan, gambar tumbuhan, gedung, dan lain sebagainya.
Description PRINSIP DASAR PEMBUATAN ANIMASI Read the Text Version No Text Content! Pages 1 - 17 Kompetensi Dasar - Memahami prinsip dasar pembuatan animasi 2D - Menyampaikan prinsip dasar pembuatan animasi 2D vektor Tujuan Pembelajaran Siswa mampu menjelaskan konsek animasi dengan tepat Siswa mampu menguraikan jenis-jenis animasi dengan tepat Siswa mampu mengidentifikasi prinsip dasar pembuatan animasi 2d dengan tepat Siswa mampu menguraikan konsep dasar prinsip animasi dengan tepat Materi Pembelajaran 01 Pengertian Animasi 02 Jenis – Jenis Animasi 03 Konsep Prinsip Pembuatan Animasi 2D 04 Prinsip Dasar Animasi 05 Uji Kompetensi Animate -> Animation -> Animasi Bahasa Latin Bahasa Inggris Jiwa, Hidup, Semangat Menghidupkan / Menggerakkan Gambar yang bergerak yang berasal dari kumpulan objek yang di atur secara khusus sehingga bergerak sesuai dengan jalan yang telah di tentukan pada setiap hitungan waktu Jenis – Jenis Animasi Berdasarkan Teknik Pembuatan Animasi Stop Motion Animasi stop motion sering disebut Animasi Tradisional claymation karena dalam perkembangannya jenis animasi ini sering Animasi Komputer menggunakan claytanah liat sebagai objek yang digerakkan. Tehnik stopmotion animation merupakan animasi yang dihasilkan dari pengambilan gambar berupa objek boneka atau lainnya yang digerakkan setahap demi setahap Animasi tradisional sering disebut cel animation. Hal ini disebabkan karena teknik pengerjaannya dilakukan pada celluloid transparent yang sekilas mirip dengan transparansi OHP yang sering digunakan. Pada pembuatan animasi tradisional setiap gerakan digambar satu persatu diatas cel. Dengan perkembangan saat ini pengerjaan animasi tradisional lebih banyak menggunakan komputer dan dikenal dengan istilah Animasi 2 Dimensi Animasi komputer secara keseluruhan dikerjakan menggunakan komputer , dari pembuatan karakter, mengatur gerakan “pemain” dan kamera, pemberian suara, serta spesial efeknya dikerjakan dengan komputer. Dengan animasi komputer, hal-hal yang awalnya tidak mungkin digambarkan, maka dengan animasi ini menjadi mungkin dan lebih mudah Berdasarkan Bentuk Karakter yang dibuat 01 Stop motion dilakukan dengan mengambil foto objek, dan kemudian memindahkannya sedikit dan mengambil foto Stop Motion lain. Proses ini diulang dan ketika foto diputar kembali satu Animation per satu, mereka memberikan ilusi gerakan. Ini mirip dengan animasi tradisional tetapi menggunakan materi kehidupan nyata daripada gambar. Animasi jenis ini biasa disebut dengan kartun/cartoon 02 dapat diartikan gambar yang lucu. Animasi ini bisa dibuat Animasi 2 dengan gambar vektor Dimensi 03 Semakin berkembangnya teknologi terutama teknologi komputer maka muncullah Animasi 3 Dimensi. Animasi 3 Animasi 3 Dimensi ini pengembangan dari Animasi 2 Dimensi yang Dimensi membuat objek terlihat semakin hidup dan nyata. Tidak seperti jenis animasi lain. Motion Graphic itu bukan 04 karakter atau cerita yang didorong. Ini adalah seni elemen Motion atau teks grafis yang bergerak secara kreatif, biasanya Grafik untuk tujuan komersial atau promosi 05 Animasi Jepang disebut juga dengan anime, pada sekarang ini film-film anime banyak disenangi utamanya Animasi para remaja, banyak sekali contoh film anime seperti Jepang naruto, dragon ball dan lain sebagainya. Prinsip Dasar Pembuatan Animasi Animasi mampu menyampaikan suatu konsep yang kompleks menjadi menarik secara visual dan juga dinamika sehingga animasi terus berkembang. Uantuk menjadi sebuah animasi yang menarik secara visual maka muncul teori yang dinamakan prinsip- prinsip dasar animasi. Prinsip-prinsip animasi digunakan sebagai pakem atau pedoman utamagambar bergerak menjadi lebih hidup. Secara umum prinsip dasar animasi adalah prinsip-prinsip yang digunakan seorang animator untuk mengetahui dan memahami bagaimana sebuah animasi dibuat sedemikian rupa sehingga didapatkan hasil animasi yang menarik, dinamis dan tidak membosankan. Keinginan manusia untuk membuat gambar yang hidup dan bergerak sebagai bentuk dari pengungkapan expression manusia. Hal ini adalah yang mendasari munculnya 12 prinsip animasi. Konsep utama yang mendasari teori prinsip-prinsip animasi adalah fenomena kelemahan mata manusia yang disebut Persistance Of Vision pola penglihatan yang teratur. Paul Roget, Joseph Plateau dan Pierre Desvigenes, melalui peralatan optik yang mereka ciptakan, berhasil membuktikan bahwa mata manusia cenderung menangkap urutan gambar-gambar pada tenggang waktu tertentu sebagai sebuah pola Prinsip – Prinsip Dasar Animasi 1 Squash dan Stretch Prinsip yang mengarahkan pada upaya pemberian efek kelenturan pada objek atau karakter yang dibuat Contoh 2 Anticipation Prinsip yang memberikan kesan gerak ancang- ancang atau gerakan persiapan yang dilakukan oleh karakter yang dianimasikan oleh animator Contoh 3 Staging Prinsip yang menekankan pada gerak keseluruhan dalam scene yang harus ditampilkan secara detail dan jelas sehingga mampu menyampaikan seluruh ide cerita secara jelas kepada penonton Contoh 4 Straight Ahead dan Pose to Pose Straight A head yaitu metode penyusunan gerak animasi secara beruntun dari gambar pertama hingga gambar terakhiryang disebut dengan frame by frame. Pose to pose yaitu metode penyusunan gerak animasi yang hanya digambar pada keyframe tertentu. Contoh 5 Follow Throught dan Overlapping Action Follow Through sebuah prinsip dasar yang menekankan pada Gerakan animasi bagian tubuh lain yang tetap terus bergerak walaupun tubuh atau badan telah berhenti bergerak atau diam. Contoh Overlapping Action merupakan prinsip dasar animasi yang memperlihatkan Gerakan yang saling mendahului Contoh 6 Slow in and Slow Out Sebuah Gerakan akan mengalami percepatan dan perlambatan. Slow In adalah metode animasi yang menjelaskan adanya Gerakan yang diawali dengan lambat kemudian berubah menjadi lebih cepat, Slow Out adalah kebalikan dari Slow In Contoh 7 Arcs Arcs merupakan prinsip dasar animasi yang memberi kesan alami karena gerakan karakter seperti mabbusia dan hewan bergerak membentuk pola. Contoh 8 Secondary Action Secondary Action adalah Gerakan tambahan yang terjadi karena efek atau akibat adanya Gerakan utama. Contoh 9 Timing dan Spacing Timing menentukan berapa gambar yang harus kita buat di antara 2 pose atau yang biasa kita sebut dengan istilah in-between. Spacing menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak. Contoh Timing Contoh Spacing 10 Appeal Appeal adalah prinsip yang berkaitan engan gaya visual animasi. Prinsip ini berkaitan dengan penonton dapat dengan mudah mengidentifikasi orisinalitas dan tempat asal produksi animasi tersebut Contoh 11 Exaggeration Exaggeration adalah upaya untuk mendramatisir sebuah animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat hiperbolis. Pada intinya melebih-lebihkan action, ekspresi atau apapun dalam animasi sehingga terlihat lebih menarik Contoh 12 Solid Drawing Solid Drawing prinsip animasi yang menekankan pada kemampuan animator dalam menggambar karakter dalam berbagai angle sehingga karakter tersebut terlihat bervolume dan konsisten dalam setiap frame atribut seperti mata, pakaian, aksesoris, dan apapun yang menempel dengan si karakter tetap konsisten letak dan bentuknya. Contoh Uji Kompetensi 1. Mencocokan kolom A dan B A B A. Animate 1. Animation B. Tradisional 2. Bentuk Karakter C. Animator 3. Jiwa D. Menghidupkan 4. Pembuat Animasi E. Motion Grafik 5. Tanah Liat 2. Soal Pilihan Ganda 1. Pengertian animasi identik dengan kata ... a. Objek b. Waktu c. Gerakan d. Timeline e. Storyboard 2. Animasi 2 dimensi, bermakna bahwa perspektifnya dilihat dari … a. Depan dan belakang b. Panjang dan Lebar c. Objek dan Bayang d. Atas dan Bawah e. Kiri dan Kanan 3. Pada prinsipnya, animasi merupakan simulasi dari tahapan tertentu yang ditentukan oleh … a. Cerita b. Waktu c. Timeline d. Perubahan e. Storyboard 4. Teknik cell animation adalah Teknik animasi yang dibuat secara … a. Script b. Angka c. Media d. Manual e. Komputer 5. Gambar dalam format vector pada umumnya dapat dilakukan … a. Duplikasi b. Pemisahan c. Manipulasi d. Pembesaran e. Pemotongan 6. Format gambar bitmap sangat rentan untuk dilakukan perubahan resolusi karena format gambar bitmap adalah … a. Digital b. Angka c. Titik d. Pixel e. Garis 7. Perlunya memahami prinsip dasar animasi agar produk animasi yang dibuat terlihat … a. Indah b. Elastis c. Dinamis d. Nyaman e. Bergerak 8. Gerakan halus atau smooth sehingga gerak animasi terlihat realistic ditekankan dalam prinsip … a. Arcs b. Appeal c. Exaggeration d. Secondary Action e. Slow in dan Slow Out 9. Proses penyampaian pesan secara jelas dan terinci sehingga makna cerita tersampaikan disebut dengan prinsip … a. Staging b. Appeal c. Pose to Pose d. Exaggeration e. Secondary Action 10. Seorang animator dituntut untuk memiliki skill dalam penciptaan karakter yang kuat. Hal ini sejalan dengan prinsip … a. Arcs b. Appeal c. Staging d. Anticipation e. Solid Drawing 3. Soal Uraian 1. 2. Jelaskan Jelaskan jenis- pengertian animasi jenis animasi ! ! 3. 4. Jelaskan konsep Berikan 5 contoh yang menunjukkan hasil animasi yang keberadaan Anda ketahui. animasi. HOTs ! ”Semua impian kita bisa menjadi kenyataan jika kita memiliki keberanian untuk mengejarnya.” Walt Disney Thank You
12prinsip dasar animasi pertama kali diperkenalkan sekitar tahun 1930 yang ditulis dalam bukunya berjudul" The Illussion of Life ". 4) Mengapa 12 prinsip animasi muncul? 12 Prinsip animasi muncul atau diperkenalakan karena bertujuan untuk setiap animasi yang dibuat kelihatan menarik, dramatis, dengan gerakan yang alami. .
Rincian jelaskan pentingnya prinsip dasar animasi dalam pembuatan produk animasi Pada industri filtrasi ini meliputi ragam operasi mulai dari penyaringan sederhana hingga pemisahan yang kompleks. Sketa sendiri akan digunakan sebagai dasar untuk membuat sebuah rancangan dari film animasi maka dari hal tersebut seorang animator memang harus mempunyai pengetahuan yang lebih berupa suatu sketsa sehingga memiliki tujuan dan fungsi. Rumusan masalah yang akan dicantumkan dalam proposal penelitian berupa kalimat tanya yang tegas dan jelas. Pelajari juga dasar dan jelaskan pentingnya prinsip dasar animasi dalam pembuatan produk animasi Jelaskan 3 tahap proses pembuatan perjanjian internasional. Disusun oleh. Yossi Respa S G1F008014 Ratnawati G1F008013 Irmawati G1F008074 Abstrak Penyaringan adalah suatu pembersihan partikel padat dari suatu fluida dengan melewatkannya pada medium penyaringan atau septum dimana zat padat itu tertahan. Maksud pembentuk treaty mensyaratkan. Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi Selain itu rumusan masalah juga harus dapat menggambarkan hubungan antara variabel penelitian. Lihat Pentingnya Prinsip Dasar Animasi 12 Prinsip Dasar Animasi Ids International Design School Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi 12 Prinsip Dasar Animasi Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi Animasi Dalam Multimedia Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi 12 Prinsip Dasar Animasi Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi Yan S Blog Pengertian Konsep Dan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi Prinsip Prinsip Animasi Guru Animasi Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi Multimedia Prinsip Prinsip Dasar Animasi Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi 12 Prinsip Animasi Penting Untuk Animator Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi Prinsip Dasar Animasi Aris Widayanto 702011032 Soni Dewantoro Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi Prinsip Dasar Animasi Aris Widayanto 702011032 Soni Dewantoro Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi 12 Prinsip Prinsip Dasar Animasi Dalam Buku The Illusion Of Life Disney Animation Jelaskan Pentingnya Prinsip Dasar Animasi Dalam Pembuatan Produk Animasi Demikian Post tentang jelaskan pentingnya prinsip dasar animasi dalam pembuatan produk animasi, Multimedia prinsip prinsip dasar animasi 12 prinsip animasi penting untuk animator 12 prinsip dasar animasi 12 prinsip prinsip dasar animasi dalam buku the illusion of life disney animation prinsip prinsip animasi guru animasi 12 prinsip dasar animasi ids international design school prinsip dasar animasi aris widayanto 702011032 soni dewantoro 12 prinsip dasar animasi, semoga memberi solusi.
5 Slow In & Slow Out. Prinsip animasi Slow In & Slow Out menegaskan bahwa setiap gerakan memiliki kecepatan dan kelambatan yang berbeda. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali secara lambat kemudian menjadi cepat. Slow out terjadi jika sebuah gerakan yang relatif cepat kemudian melambat. 6.
Uploaded byEko Supomo 0% found this document useful 0 votes121 views7 pagesCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes121 views7 pagesPrinsip Dasar Pembuatan Animasi 2DUploaded byEko Supomo Full descriptionJump to Page You are on page 1of 7Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
. p545r2an8i.pages.dev/467p545r2an8i.pages.dev/22p545r2an8i.pages.dev/462p545r2an8i.pages.dev/283p545r2an8i.pages.dev/39p545r2an8i.pages.dev/362p545r2an8i.pages.dev/360p545r2an8i.pages.dev/213
jelaskan pentingnya prinsip dasar animasi dalam pembuatan produk animasi