– Contoh pidato dan berbagai naskah / teks pidato yang dibagikan pada postingan kali ini merupakan beberapa buah naskah pidato yang bisa dibawakan langsung atau dipelajari struktur pembuatannya apabila anda memiliki tugas membuat teks pidato untuk dibacakan di depan khalayak ramai. Kumpulan Contoh Pidato Contoh Pidato Tentang Pengaruh Internet Terhadap Remaja Contoh Teks Pidato Tentang Bahaya Narkoba Contoh Naskah Pidato Perpisahan Siswa SMU Contoh Naskah Pidato Tentang Lingkungan Contoh Pidato Tentang Bahaya Merokok Contoh Pidato Tentang Pergaulan Bebas Contoh Pidato Tentang Pendidikan Berkarakter Contoh Pidato Pendek Tentang Kesehatan Contoh Pidato dalam bahasa inggris Tentang HIV/AIDS Adapun kumpulan contoh teks pidato yang ada pada artikel kali ini merupakan naskah pidato sederhana yang kemudian bisa dikembangkan dengan bahasa dan pembahasan sesuai dengan wawasan anda maupun berdasarkan latar belakang pendengar yang akan menyimak pidato yang disampaikan. Yuk, silahkan disimak contoh pidato yang ada berikut ini! Contoh Pidato Tentang Pengaruh Internet Terhadap Remaja Assalamualaikum wr wb, Bapak/ ibu guru beserta rekan-rekan yang saya hormati, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, saya ucapkan banyak terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang berjudul “Pengaruh Net Terhadap Remaja”. Sebelum saya memulai berpidato saya ingin menyampaikan batasan masalah yang akan saya sampaikan didalam pidato hari ini, yakni diantaranya ; pengaruh net terhadap remaja dilihat dari segi positif dan dari segi negative. Internet, kata yang tidak asing di telinga setiap orang, terutama para remaja yang senantiasa bergaul dengan mewahnya dunia yang bertekhnologi, mewah, dan praktis, Internet bisa didapatkan dimanapun kita berada, dengan bermodalkan telepon selular yang memiliki koneksi cyberspace, internet dapat diakses dengan mudahnya melalui HP dimanapun kita berada, atau jika tidak, disetiap sudut kota pasti terdapat sebuah Warung yang menjual jasa cyberspace atau yang biasa disebut dengan “Warnet”, Dunia Informasi Tanpa Batas, begitulah orang-orang menyebutnya, saya sendiri tidak begitu yakin tapi apa boleh dikata memang begitu keadaannya, dengan adanya Internet, Akses atau jalan terhadap penyampaian Informasi-informasi yang ada didunia ini dapat diambil dengan mudahnya seraya membalikkan tangan atau mengejapkan mata. Banyak Ilmu pengetahuan yang begitu melimpah disana, informasi mengenai apapun dapat kita temukan di jagat net ini, lalu apa hubungannya dengan Siswa? Tentu saja sangat erat hubungannya dengan siswa karena siswa tidak luput dengan yang namanya informasi dan ilmu pengetahuan, internet ini adalah media yang paling efektif dan mudah untuk didapatkan dan diakses oleh siapa saja dimanapun, walaupun tak dapat dipungkiri bahwa karena adanya kebebasan ini dapat terjadi pula penyalah gunaan fasilitas internet sebagai sarana untuk Kriminalitas atau Asusila, siswa yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini untuk mencari hal yang aneh-aneh? Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video aneh yang bersifat “asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan kepribadian dari siswa itu sendiri, sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu konsentrasinya terhadap proses pembelajaran disekolah. Namun demikian tidak semua siswa melakukan hal yang demikian, hanya segelintir siswa-siswa yang usil saja yang dapat melakukannya karena kurang memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri pribadi dan sekitarnya, namun pada umumnya internet digunakan oleh setiap siswa untuk mencari atau mendapatkan informasi yang berhubungan dengan materi pelajaran yang ia terima disekolah, hal tersebut memungkinkan siswa menjadi lebih kreatif dan lebih aktif dalam mencari sumber informasi dan ilmu pengetahuan dibandingkan dengan siswa-siswa yang hanya duduk diam didepan meja dan mendengarkan gurunya berbicara. Hal ini dapat menjadi sebuah motivator terhadap siswa untuk terus berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai penghancur generasi muda, remaja adalah makhluk yang rentan terhadap perubahan disekitarnya, dia akan mengikuti hal yang paling dominant yang berada didekatnya jadi kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam masa-masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan berjalan, kearah positif atau negative tergantung dari mana di memulai. Remaja yang kesehariannya bergaul dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi disekitarnya karena ia terbiasa dan lebih mengetahui tentang informasi-informasi tersebut sehingga dia lebih daripada yang lainnya. Tetapi selain itu, remaja yang memiliki kecenderungan pada hal yang negative justru sebaliknya, dia akan nampak pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi dari cyberspace tersebut. Maka dari itu alangkah baiknya jika kita bisa dengan bijak menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dalam hal yang positif demi kemajuan diri dan pribadi kita, dan selaku remaja kita semua harus dapat menguasai teknologi yang sedang berlari kencang pada era ini, karena dengan demikian kita pun akan ikut berlari menyongsong masa depan. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih, akhirul kata, wassalamualaikum wr wb Contoh Teks Pidato Tentang Bahaya Narkoba Assalamu’alaikum Wr Wb Yang terhormat kepala sekolah Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru serta staf Tata Usaha Dan teman-teman yang saya cintai Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat-Nya sehingga kita dapat berkumpul disini dan pada hari ini saya akan menyampaikan pidato tentang Narkoba. Di Indonesia jumlah pengguna narkoba begitu besar, karena lemahnya penegakan hukum di Indonesia para pengedar internasional dapat bekerja sama dengan warga negara Indonesia dan memperoleh keuntungan yang besar. Penyalahgunaan Narkotika dan zat aditif lainnya itu tentu membawa dampak yang luas dan kompleks. Sebagai dampaknya antara lain perubahan perilaku, gangguan kesehatan, menurunnya produktivitas kerja secara drastis, kriminalitas dan tindak kekerasan lainnya. Penyalahgunaan narkoba dapat dicegah melalui plan-programme diantaranya mengikuti kegiatan-kegiatan sosial, tidak bergaul dengan pengguna atau pengedar narkoba, tidak mudah terpengaruh ajakan atau rayuan untuk menggunakan narkoba. Pengguna narkoba biasanya lebih didominasi oleh para remaja dan anak sekolah. Sekolah juga memberikan penyuluhan kepada para siswa tentang bahaya dan akibat dari penyalahgunaan narkoba melalui Guru BP, diskusi yang melibatkan para siswa dalam perencanaan untuk intervensi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Program lain yang cukup penting adalah plan waspada Narkotika dengan cara mengenali ciri-ciri siswa yang menggunakan narkoba, mewaspadai adanya tamu yang tak dikenal atau pengedar, melakukan razia dadakan. Biasanya pengedar maupun pemakai di sekolahh telah paham betul program-program disekolah untuk pencegahan pengguna atau pemakai disekolah, mereke tentu saja mengantisipasinya dengan sebaik yang mereka bisa. Sepintar apapun kiat mereka, ibarat sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Jurus-jurus jitu menghindari deteksi sekolah memang mereka kuasai, tapi mengingat sifat narkoba yang adiktif dan menutut dosis yang lebih tinggi maka disiplin cara aman akan terkuak juga Untuk itu marilah kita hindari dan jauhi serta ikut memberantas penggunaan narkoba. Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan apabila ada kesalahan dalam bertutur kata, saya mohon maaf. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih dan saya akhiri. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.. Contoh Naskah Pidato Perpisahan Siswa SMU Pidato Perpisahan Kelas 12 SMAN ane Cilegon Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh Kepada Yang Terhormat Bapak dan Ibu Guru SMA N one Cilegon. Dan teman teman kelas 12 angkatan 2009 khususnya teman teman 12 ipa 3 yang teramat saya cintai. Pertama tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Esa karena pada hari yang cerah ini kita semua dapat berkumpul untuk merayakan “Kelulusan dan Perpisahan Murid SMA N one Cilegon Angkatan 2008-2009. Kedua, terima kasih kepada panitia yang telah mengizinkan saya untuk berdiri di sini menyampaikan salam perpisahan ini di depan para hadirin sekalian. Ketiga, selamat bagi kita semua! Kita berhasil lulus akhirnya. Alhamdulillah Ya Allah. Hari hari penuh ujian yang sangat menegangkan kini berakhir sudah. Kita lulus! Kita bukan anak SMA lagi! Kita akan meninggalkan sekolah ini. Dan berpisah. Perpisahan… Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Kebanyakan dari kita pasti baru bertemu dan berteman akrab saat bersekolah di sini. Atau mungkin juga ada yang sudah berteman sejak SMP, sejak SD atau bahkan sejak masih balita. Alangkah senangnya apabila pertemanan yang telah kita jalin selama tiga tahun ini dapat bertahan selamanya. Seakan tak tergoyahkan oleh apapun. Namun tak dapat kita ingkari bahwa seiring sengan berjalannya kehidupan kita, seiring dengan datangnya hal hal baru seperti kuliah, ngekos, kerja, menikah, dan juga seiring dengan datangnya orang orang baru, teman baru, cowok baru, cewek baru, perpisahan memang hal yang lumrah terjadi. Mungkin di antara kita ada yang merasa bergairah mengalami perpisahan karena yang ia tunggu selama ini adalah hal hal baru yang terlihat lebih menyenangkan dibanding hal-hal di sini yang sangat membosankan. Tapi mungkin di sisi yang berbeda, ada yang merasa sangat sedih karena telah mengalami banyak hal menyenangkan di sini dan betapa banyaknya kenangan yang telah tercipta kenangan. Kenangan… Teman teman yang saya cintai, sebelum kita terlambat menyadari bahwa waktu tak dapat diputar kembali dan sebelum kita menyesal karena telah menyia-nyiakan masa SMA kita tanpa mengalami satu pun hal berharga. Maka buatlah kenangan sebanyak banyaknya! Lakukanlah apa yang ingin kamu lakukan. Katakanlah apa yang ingin kamu katakan. Katakanlah kepada guru yang terlalu kaku dalam mengajar untuk lebih santai. Katakanlah kepada cewe-cewe berisik yang ngerasa sok cantik dan populer kalau otak tuh lebih penting dibanding penampilan! Katakanlah kepada cowo cupu di sekolah untuk lebih percaya diri. Katakanlah kepada orang yang kamu cintai bahwa kamu memang mencintainya!! It’s NOW or NEVER, friends! Come On! As time goes by, memory remains. Seiring berjalannya waktu, hanya kenanganlah yang tersisa.. Terakhir.. saya kutip dari film Cinta Pertama yang dimainkan oleh Bunga Citra Lestari dan Benjamin Joshua bahwa memang pertemuan tidak ada yang abadi. Tapi saya percaya, seperti pertemuan, perpisahan juga tidak ada yang abadi! Jangan lupakan setiap hal berharga yang telah kita alami selama bersekolah tiga tahun di sini. Simpanlah kenangan itu dalam hati kita semuaaa.. Selamat berpisah! Selamat karena telah menjadi bukan-anak-SMA lagi. Jagalah diri kalian yang berkuliah jauh dari orang tua. Sekian pidato yang saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada salah kata. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Contoh Naskah Pidato Tentang Lingkungan Menjaga Kebersihan Lingkungan Assalamualaikum Yth. Ibu wali kelas Serta teman-teman sekalian yang saya cintai Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat pada hari yang cerah ini Teman-teman yang saya banggakan, Pertama-tama perlu kita sadari bahwa lingkungan adalah tempat menggantungkan hidup bagi kita semua, umat manusia. Maka kita harus menjaga lingkungan kita baik-baik agar bumi menghasilkan keuntungan bagi kita, bukan kerugian bahkan bencana bagi kita. Salah satu cara agar lingkungan tidak memberikan bencana bagi kita adalah menjaga kebersihan lingkungan Dalam menjaga kebersihan lingkungan maka kita harus mengetahui terlebih dahulu apa arti kebersihan lingkungan. Arti kebersihan lingkungan yang sesungguhnya adalah suatu keadaan dimana lingkungan tersebut adalah layak untuk ditinggali manusia, dimana keadaan kesehatan manusia secara fisik dapat terjaga.. Maka kita harus menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta kehidupan yang layak dan sejahtera. Teman-teman yang Berbahagia, Menjaga Kebersihan Lingkungan adalah cara terbaik dalam mencegah berbagai penyakit yang mengintai pada musim hujan seperti sekarang. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari membersihkan sekolah kita tercinta, SMPN 49 Jakarta. Apabila sekolah kita bersih maka orang lainpun tak segan untuk mencontoh kebiasaan baik kita dalam membersihkan sekolah kita ini. Dan kita sebagai penghuni sekolah ini juga terkena dampak positifnya yaitu kegiatan belajar mengajar menjadi nyaman karena lingkungan sekolah kita bersih. Menjaga kebersihan Lingkungan sekolah dapat dilakukan dengan cara membuang sampah yang ada di lingkungan sekolah kita ke tempat sampah, melaksanakan kegiatan piket kelas setiap hari secara teratur dan PSN 30 menit setiap hari jum’at dalam rangka membersihkan lingkungan sekolah dari Sarang nyamuk Ades Aegypti yang menimbulkan penyakit demam berdarah. Teman-teman Sekalian, Sebagai penutup saya mengutip kata pepatah yang mengatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman maka apabila seseorang tidak peduli terhadap kebersihan maka ia sesungguhnya bukan merupakan orang yang beriman penuh. Kedepanya saya juga berharap kita sebagai umat manusia dapat lebih giat lagi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sekian pidato dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf! Wassalamu’alaikum Contoh Pidato Tentang Bahaya Merokok Donkey. Wr. Wb Yang Terhormat… Juga para hadirin yang saya… Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada panitia acara … dalam rangka menyambut hari tanpa tembakau sedunia yang jatuh pada tanggal 31 mei setiap tahunya, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat ini dalam rangka mewujudkan hari bebas rokok ini menjadi benar-benar bisa menjadi hari yang terbebas dari asap rokok selamanya. Rekan-rekan sekalian yang saya hormati, Bukan menjadi rahasia umum lagi dan tidak harus dupungkiri lagi kalau dikalangan para perokok sebetulnya udah mengetahui ataupu merasakan dampaknya dari bahaya merokok tersebut, namun mereka seolah menutup mata dengan bermacam alasan, Padahal, asap rokok secara ilmiah sudah terbukti menyebabkan setidaknya 25 jenis penyakit. Artinya, saat berbagai negara — termasuk negara berkembang — memperketat peraturan soal rokok untuk melindungi kesehatan rakyatnya, namun Indonesia justru menjadi surga bagi industri rokok. Rekan-rekan sekalian yang saya hormati, Meskipun udah banyak perda-perda yang dikeluarkan dan udah banyak peraturan dan larangan yang telah diberlakukan, misalnya “Larangan Merokok Ditempat Umum”, tapi tidak sedikit pula atau banyak para perokok tidak mentaati peraturan yang telah berlaku tersebut, oleh karena itu, kita sebagai warga negara yang baik dan juga peduli akan kesehatan, marilah kita wujudkan hidup sehat tanpa asap rokok diawali dari diri kita sendiri. Rekan-rekan sekalian yang saya Hormati, Berbicara soal dampak yang diakibatkan dari asap rokok yang terhirup oleh orang-orang disekitar kita, marilah kita lihat hasil penelitian yang dilakukan oleh EPA… Nasib kaum ibu bersuamikan perokok agaknya tak berbeda jauh dengan anak-anak yang memiliki keluarga perokok. Penelitian yang dilakukan EPA menghasilkan kesimpulan bahwa dari xxx wanita, 24 di antaranya berisiko tinggi terserang kanker paru-paru bila suaminya perokok. Oleh karena itu, bila kita sayang dengan orang-orang yang ada disekitar kita, dengan kesadaran sendiri, marilah kita buat peraturan-peraturan yang kita buat sendiri untuk diri kita sendiri dan untuk orang-orang yang berada disekitar kita agar terbebas dari dampak yang diakibatkan oleh diri kita sendiri. rekan-rekan sekalian yang saya hormati. Salah satu proses yang memang belum berdampak pada penampilan fisik perokok adalah gangguan pada sistem sirkulasi darah, yang akhirnya memicu penyakit jantung. hal ini disebabkan karena di dala rokok terdapat beberapa bahan kimia yang ada dalam rokok. Di antaranya, acrolein, merupakan zat cair yang tidak berwarna, seperti aldehyde. Zat ini sedikit banyaknya mengandung kadar alkohol. Artinya, acrolein ini adalah alkohol yang cairannya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan. Rekan-rekan sekalian yang saya hormati Karena waktu yang sangat terbatas, saya ucapkan terima kasih kepada panita yang telah memberikan waktu kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat ini. Mudah-mudahan dihari bebas tembakau sedunia ini, kita akan lebih menyayangi diri kita sendiri dengan dimulai dari menyehatkan diri sendiri. Semoga uraian ini bermanfaat. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Wassalamu alaikum wr. wb. Contoh Pidato Tentang Pergaulan Bebas Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja Assalamualaikum Yth. Ibu wali kelas Serta teman-teman sekalian yang saya cintai Terima kasih saya ucapkan atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan kepada saya. Pada kesempatan ini, saya hendak menyampaikan pidato mengenai kebebasan dalam pergaulan bebas. Pergaulan bebas adalah wabah dalam pergaulan remaja dan kawula muda. Wabah sporadis yang tidak terkendali ini memberikan berbagai dampak negatif bagi masa depan bangsa Indonesia. Pergaulan bebas dapat dilakukan dengan sadar oleh para kaum muda atau hanya mengikuti tendency saja. Bagi mereka yang tidak mengetahui konsekuensi dari pergaulan bebas, berikut adalah beberapa point penting yang menjadi pertimbangan untuk tidak melakukan pergaulan bebas. Hal pertama yang mengenai pergaulan bebas adalah pihak perempuan adalah mahluk yang paling di rugikan dan dikorbankan. Bagi anda kaum perempuan muda, pergaulan bebas cenderung mengarah ke seks bebas di bandingkan dengan penggunaan narkoba, pembangkangan dan sebagainya. Pertama-tama, sadarlah bahwa kamu tinggal di Indonesia yang diapit oleh negara-negara asia lainnya yang sarat dengan adat ketimuran. Mungkian kamu tidak menyadarinya saat ini, namun pikirkanlah di masa mendatang, apakah pasangan kamu nanti bisa menerima kamu apa adanya? Pernahkah kamu mendengar bahwa pacar harus cantik sedangkan istri harus pantas’. Ketika kamu sudah terjebak dalam pergaulan bebas, seberapa pantaskah kamu bagi pasangan kamu kelak?. Jika kamu berpikir bahwa kaum pria juga melakukannya. Kamu benar, mereka memang melakukannya namun mereka tidak menghormati kaum perempuan yang melakukannya dan memandang mereka sebelah mata. Tidak adil memang, namun hal tersebut adalah kenyataan yang harus kamu terima. Jadi kamu sebagai perempuan, pandai-pandailah menjaga diri. Konsekuensi kedua dari pergaulan bebas adalah kamu tidak mungkin terbebas dari penyakit. Seberapa kamu yakin bahwa pasangan kamu jujur kepada kamu. Sedangkan bisa saja dia berbohong kepadamu tentang jumlah pasangan dan kebiasaan ia dalam mengkonsumsi saja pasangan kamu jujur namun apakah pasangannya selain kamu juga jujur. Dalam pergaulan bebas, sangatlah jelas bahwa nilai kepercayaan dan kejujuran sudah tercacah-cacah. Penyakit yang diderita dari pergaulan bebas sangatlah variatif dari yang bisa di sembuhkan sampai dengan yang sulit bahkan sampai tidak dapat disembuhkan seperti AIDS, dan sebagainya. Penyakit umum yang menghinggapi para pelaku pergaulan bebas adalah Clamydia. Memang dampak yang diberikan tidak sehebat yang diberikan oleh HIV dan kanker namun penyakit oleh karena jamur ini sangatlah mengganggu dan tidak nyaman. Bayangkan jika kamu harus menahan gatal dan panas berhari-hari bahkan berminggu-minggu di area kelamin. Belum lagi dengan bau busuk yang menyertainya. Penyakit ini menyerang pria maupun wanita. Bagi kamu kawula muda kaum pria, janganlah kamu berbangga hati dengan bebasnya kalian dari cirri-ciri fisik terlibat dalam pergaulan bebas seksual. Pernahkah terlintas di pikiran kamu bahwa kaum perempuan adalah kaum pembanding yang sangat hebat? Perhatikanlah sekitar kamu atau ketika kamu kecil, seberapa sering kamu mendengar kamu ataupun teman-teman kamu di bandingkan dengan yang lainnya. Tentu saja jika kamu terlibat dalam pergaulan bebas kemampuan kamu, bentuk dan segala macam teknik kamu akan diperbandingkan dengan pasangan-pasangan wanitamu yang lainnya. Jika performa kamu bagus, tentu saja kamu bisa merasa bangga. Kamu bisa saja menanyakannya langsung kepada pasangan kamu secara langsung. Lalu apakah kamu yakin bahwa ia mengatakan yang sesungguhnya? Mungkin juga ia berpura-pura hanya untuk mempertahankan kamu di sisinya untuk kegunaan yang lainnya. Bagaimana jika suatu hari kamu mengetahui bahwa pasangan kamu menyebarkan ketidakmampuan atau performa kamu yang sebenarnya bagi pasangan kamu tidaklah sehebat yang kamu pikir. Tentu saja kamu bisa langsung memaki dengan kata-kata kasar. Namun apakah hal itu akan mengubah harga diri kamu yang sudah terlanjur tegores dan mendapat reputasi yang kurang baik? Jika hal itu belum cukup bagi kamu, pikirkanlah jika kamu sebagai laki-laki, yang secara umum akan menjadi ayah dari anak-anakmu, memiiliki anak perempuan. Apakah kamu akan memperbolehkan ia untuk melakukan apa yang kamu telah lakukan? Ataukah kamu akan menggunakan dalih pertobatan dalam melarang anak kamu ataukah kamu memilih untuk membohongi anakmu sendiri? Yang lebih parahnya lagi, bagaimana jika anak perempuanmu menjadi korban dari pergaulan bebas dan hidupnya menderita oleh karena penyakit ataupun pasangan yang semena-mena? Apakah kamu rela melihat penderitaan anak kamu. Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga bukan. Pikirkanlah masa depan kamu sebelum kamu memutuskan untuk terjerumus dalam pergaulan bebas yang tidak bebas itu. Bagi kamu yang sudah terjebak dalam pergaulan bebas, segeralah keluar dari lingkaran setan tersebut. Satu hal yang kamu dapat ketika kamu keluar dari pergaulan bebas adalah caci maki dan hinaan. Celaan dari teman sebangsa’ kamu dan juga celaan dari mereka yang akhirnya mengetahui bahwa kamu bukannlah wanita atau laki-laki baik-baik. Biarkan saja, mereka berkata dan mencela, pikirkanlah masa depan kamu yang tersisa. Memang tidak mudah membangun kembali apa yang sudah rusak, akan tetapi ingatlah pepatah lebih baik terlambat daripada tidak pernah sama sekali’. Mulailah mencari pertolongan professional person dalam bidangnya jika kamu merasa sulit dan butuh bantuan. Jangan ragu untuk menatap masa depan. Walaupun terkesan klise, namun Jika kamu percaya akan Tuhan yang Maha Kuasa maka jika kamu memutuskan untuk berubah dan sungguh-sungguh menjalaninya, niscaya Tuhan akan membukakan jalan bagimu dan membukakan lembaran yang baru untukmu. Sekian Pidato dari saya. Selamat pagi. Wassalamu’alaikum Contoh Pidato Tentang Pendidikan Berkarakter Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat Pagi, Salam sejahtera untuk kita semua. Puji syukur kehadirat Yang Mahakuasa Yang Maha Esa yang mana telah menunjukkan segala rahmat dan nikmatnya kepada kita sehingga pada hari ini kita sanggup berkumpul bersama sama dalam program bimbingan huruf remaja ini. Terima kasih saya sampaikan kepada para Orang renta dan adik adik remaja yang telah hadir pada program ini, Semoga adik adik yang hadir di sini sanggup mendapat ilmu yang bermanfaat untuk masa depan adik adik. Hadirin yang saya hormati dan adik adik tercinta, Usia remaja yakni usia yang cukup kuat terhadap perkembangan masa depan kalian, dimana pada usia remaja kita harus benar benar hati hati dalam menentukan pergaulan dan pendidikan. Jangan hingga usia remaja kita dibuang begitu saja tanpa kita gunakan untuk sesuatu yang bermanfaat menyerupai menyaiapkan diri kita untuk masa depan kita misalnya. Banyak faktor yang menghipnotis remaja dalam pencapaian huruf mereka dikala usia dewasa, dimana biasanya faktor ini disebabkan oleh lingkungan atau masyarakat dan juga arah pergaulan mereka. Oleh lantaran itu kalau kita menginginkan kehidupan kita yang terbaik untuk masa depan yakni dengan memakai waktu remaja kita dengan mencar ilmu dan melaksanakan aktivitas yang bermanfaat untuk kita kelak. Hadirin para adik adik ku tercinta, Salah satu hal yang bermanfaat dalam usia remaja yakni dengan mengikuti aktivitas pendidikan karakter, dimana pendidikan huruf ini sanggup membentuk para remaja kedalam keahlian khusus maupun talenta bakat yang ada pada diri kalian sehingga kelak kalau kalian remaja akan mempunyai keahlian maupun huruf yang sanggup bermanfaat untuk kehidupan kalian. Selain itu juga pendidikan huruf sanggup melahirkan nilai nilai nyata terhadap diri kita dan juga nilai nilai sifat dan akal pekerti yang baik. Oleh lantaran itu marilah kita songsong masa depan kita dengan menentukan memakai waktu remaja kita dengan mengikuti pendidikan pendidikan yang bermanfaat sesuai harapan kita untuk masa depan kita. Hadirin yang terhormat, Demikianlah pidato singkat yang sanggup saya sampaikan pada kesempatan kali ini, biar dengan adanya pidato dan plan ini kita ditunjukan kearah yang benar serta sanggup membimbing para tunas bangsa kedalam arah yang benar. Akhir kata saya ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Contoh Pidato Pendek Tentang Kesehatan Assalamu’alaikum Wr. Wb. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat tuhan yang maha esa, karena berkatnya kita dapat berjumpa pada pagi hari ini. yang saya hormati guru of indonesia, dan teman-teman yang saya banggakan. Dalam kesempatan ini saya akan berpidato tentang kesehatan. Saat ini banyak sekali warga yang terserang penyakit, maka dari itu kita harus menjaga kesehatan karena saat ini banyak sekali penyakit yang menular seperti flu burung, penyakit mata, hepatitis, dan lain lain. Faktor-faktor yang memudahkan manusia terserang penyakit adalah. Pertama lingkungan yang kotor, agar lingkungan kita terbebas dari wabah penyakit, kita harus menjaga kebersihan yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya, mengubur barang-barang bekas, serta menguras bak mandi agar tidak menjadi sarang nyamuk. Penyakit yang bisanya di sebabkan oleh lingkungan yang kotor adalah gatal-gatal, penyakit kulit, dan lain lain. Yang kedua adalah pencemaran udara, pencemaran udara di akibatkan oleh asap yang berasal dari pabrik dan kendaraan bermotor, serta saat ini juga banyak terjadi penggundulan hutan. Sehingga udara menjadi tidak segar dan sangat kotor. Maka dari itu mari kita lakukan penghijauan dengan menanam pohon dan hentikan penggundulan hutan. serta kurangilah penggunaan kendaraan bermotor. Dan yang ketiga adalah kurangnya istirahat, banyak masyarakat yang lebih mementingkan pekerjaannya dari pada istirahatnya. Sehingga badan terasa lemas dan lelah. maka dari itu sesibuk apapun pekerjaan kita, sempatkanlah untuk beristirahat. dan tidur dengan cukup yaitu 8 jam. terutama anak-anak kelas 9 yang akan melaksanakan ujian nasional. istirahatlah yang cukup agar kita dapat beraktivitas dengan lancar dan semangat. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah dengan berolah raga, yaitu seperti senam, lari pagi dan lain lain. Makan makanan yang sehat dan bebas dari kuman, istirahat yang cukup dan tidur yang teratur. Maka dari itu jagalah kesehatan, tinggalkan pola hidup yang malas dan jorok. terapkan pola hidup yang bersih dan disiplin. Sekian pidato dari saya, mohon maaf jika ada salah kata, karena saya hanyalah manusia yang tak luput dari kesalahan. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Contoh Pidato dalam bahasa inggris Tentang HIV/AIDS I am honoured to be invited to address you today on a thing that so deeply affects South Africa, Africa and indeed the whole world. HIV/AIDS has been with for virtually 2 decades, but it remains a problem whose solution continues to elude all. We are making some progress in understanding this challenge, but we withal have a long way to go in containing its spread. Although people from all walks of life are affected, AIDS is hitting hard at the about vulnerable sections of our society. It is the poor, the illiterate, the marginalised, the women and the children who bear most of the burden of the HIV epidemic. The face up of HIV/AIDS in S Africa has get more than complex over the past 10 years. We are no longer only dealing with data and awareness, but with people that are faced with the reality of living with the disease. The vast majority of them are undiagnosed. Sebagian besar dari mereka adalah undiagnosed. They do non know their HIV status. Some of them are already falling ill merely they practise not know that their illnesses are related to HIV/AIDS. And even if they do know or suspect, they are reluctant to come out and talk about their status. I stand before you lot today to farther consolidate our partnership in responding to this major challenge particularly the stigma that continue to exist associated with information technology. Nosotros seek your partnership because we know that every South African citizen, every leader, bishop or priest has a special and unique role to play in combating HIV infection and caring for those living with HIV/AIDS. The church has ever played a role of caring for those who are weak and in demand of support. Simply y’all have been able to initiate programmes that actually make a difference in the lives of those in need of care particularly the children. The care that yous have given has ot been express merely to the message of promise and spiritual well-being. I am convinced that the church can play a major role in fighting the stigma that is associated with HIV/AIDS and encourage openness and positive living amongst those who are infected and afflicted. To ensure a common direction in the call for partnerships, nosotros initiated the development of the Five Year Strategic Plan for South Africa, in 2000 in collaboration with all the key stakeholders, including the faith-based sector. It is a wide national strategic plan designed to guide the country’due south response to HIV/AIDS. The plan outline four priority areas, which are 1 Prevention, 2 Treatment, Intendance and Back up, 3 Inquiry, Monitoring and Surveillance and 4 Human Rights. At that place tin can exist no doubt that the faith based community has a central role to play in the implementation of this programme. There are numerous examples of how the faith sector is responding or can answer to this challenge. I will like to raise for discussion at to the lowest degree four key roles that Religion-based organisations and individual members of those organisations tin can play in responding to HIV/AIDS. With regard to Didactics, we tin can Identify resources and models for prevention instruction Strengthen HIV/AIDS prevention through family enrichment Enhance HIV/AIDS prevention through youth programmes – building a solid foundation concerning sexuality, responsible adulthood and spousal relationship, appreciating the youth and breaking the silence about sexual activity. On Advocacy, we can Campaign against discrimination Work together with regime in achieving appropriate levels of cost-effective health care, especially home based care Seek means to protect interests of particularly women and children On Worship, we can Establish an annual National Day of Prayer and Healing for all persons affected by the epidemic Establish an interfaith Day of Prayer and Healing Service, we can Provide care which involves encouraging and supporting those who are infected and afflicted Promote Family fostering’ for those who have lost their parents or guardians Take part in providing dwelling intendance which may include Habitation visits for prayer and scripture reading Meeting physical needs for food, clothing, medical attention Assistance in planning for the future of the family particularly children Support for orphaned children Profitable with basic household activities such every bit shopping, cleaning the business firm or washing clothes At the All Africa Church and AIDS Consultation which was held in Kampala in April 1994 a “Call to Activity” was developed and signed. Similarly, “A commitment on HIV/AIDS by people of organized religion”, was signed in Washington that same year. I will like to quote at least one section of this argument of commitment, and I quote “We are called past God to affirm a life of promise and healing in the midst of HIV/AIDS. Our traditions phone call us to embody and proclaim hope, and to gloat life and healing in the midst of suffering.” We therefore need to send a positive message nigh HIV/AIDS. We demand to tell people that only because you are HIV positive today, information technology does not mean you will become AIDS tomorrow and dice. Co-factors such every bit poverty, loftier levels of mainly babyhood malnutrition, vitamin A and iodine deficiency every bit well every bit lack of other micronutrients have a major impact on how one progress to full-blown AIDS. We have to advise those infected and affected by HIV that by eating nutritious nutrient, managing their stress, treating whatsoever infection promptly including sexually transmitted infections and using condoms, they can live longer and lead a healthy and productive life for many years. We need to use this opportunity to declare our response to AIDS We are called to honey Nosotros are chosen to be compassionate and intendance We should commit ourselves to speaking publicly and promote HIV/AIDS prevention and ABC messages We should promote and provide care for those who are infected and affected We should fight the sins of discrimination and stigma We should work together with other sectors of guild to seek means of eliminating poverty I strongly believe that if we can leave this conference with a potent re-affirmation as the faith based leaders of this country, we will exist able to provide hope for the faith community and for society as a whole That in the spirit of honey, compassion and care, through collective efforts to confront and to claiming bigotry and to empower our respective believers, nosotros tin can overcome many of the challenges posed to usa by HIV/AIDS. Thank you. Demikianlah beberapa contoh pidato singkat yang bisa dibagikan pada postingan kali ini, semoga beberapa contoh pidato yang ada disini bisa menjadi referensi bermanfaat untuk dipelajari lebih lanjut. Terimakasih! Artikel Terkait Contoh Proposal Contoh Kata Pengantar Makalah
Inilahnaskah yang sebenarnya. Di sebuah tanah asing, seorang putri terdampar setelah diusir dari kerajaannya. Ia ditolong oleh seorang laki-laki dan dirawat di rumahnya. Beberapa hari kemudian, putri itu akhirnya tersadar dari pingsannya. Lumilumut membuka matanya. Kepalanya terasa pusing.
“Pergaulan Bebas” Tokoh-tokoh yang Berperan 1. Verly Kaho sebagai Vera 2. Astrina Manafe sebagai Mama 3. Aventinus Atong sebagai Bapak iv. Okmarge Amnifu sebagai Dydon 5. Mozes Maahury sebagai Exel 6. Kaleb Tuka Goro sebagai Polisi seven. Fekrianus Tun sebagai Feky 8. Sell Bees Sebagai Sella 9. Arselinda Laulei sebagai Wasty 10. Carolina H. Perry sebagai Icha BABAK I Tampak keadaan berantakan di pinggir an jalan, yang banyak oleh botol-botol minuman keras, punting rokok dan bungkus-bungkus rokok, three pemuda sedang menenggak minuman keras mereka adalah Dydon, Exel dan Feky EXEL “Aku suka kehidupan seperti ini, Bebas! Tak ada yang mengaturku, Aku akan melakukan apa saja yang ku mau tanpa ada yang mengaturku. Ayo teman -teman kita maabuk” DYDON “Yoi bro! kamu senang aku juga senang, ayo kita happy” FEKY “Ayo minum lagi, ini minumannya” Feky lalu menyo do rkan gelas minuman keras g e Dydon. Beberapa saat kemudian lewatlah Icha, Sella danWasty melewati tempat itu EXEL “Eh ada cewek! Ha i cewek ,,, ganggui n kita donk!” DYDON “Baru pulang kuliah ya? Hallo say a ng” FEKY “ Eh jangan digangguin. Biarkan sajalah” Sambil menyuruh teman-temannya duduk Feky melanjutkan menuang minuman keras ke gelas, sementara Icha dan teman-temannya terus meneruskan perjalan an nya sambil berbisik-bisik EXEL “Eh mereka tahu tidak kalau kita penguasa daerah sin i , lewat sini ya harus tegur. Mentang-mentang mahasiswa lagaknya minta ampun” DYDON “Eh ngomong-ngomong soal mahasiswa, mereka sekarang hobby bentrok ya, saling bela sukulah, apalah, heran! Jaman sekarang kok masih ada tawuran. Mending kita donk senang-senang gini, iya gak bro? ” EXEL “Iya dong!” FEKY “Eh teman-teman, Saya beli minum dulu, minumnya sudah habis” EXEL “Iya tapi cepat ya. Jangan kelamaan kamu” FEKY “Siip!” Beberapa saat kemudian, Feky dat a ng bersama Vera, sambil menyimpan minuman belanjaannya, Feky memperkenalkan Vera FEKY “Eh ini temanku, namanya Vera, kenalan dong” EXEL “Panggil a ku Exel suka buat kesel tapi sumpah deh sampai mati kamu tidak akan nyesel kenalan sama Exel. Ha ha ….” Sambil tertawa Exel menyodorkan tangannya VERA “Aku Vera, salam kenal” DYDON sambil mengulurkan tangan “ Aku Dydon, silahkan duduk ! ” FEKY “Ayo gabung saja, kita Cuma minum-minum sedikit kok!” VERA “Sedikit saja ya, tidak biasa nih ” EXEL “Tidak apa-apa kok, sedikit juga boleh, Mereka berempat melanjutkan minum-minum hingga mereka mabuk DYDON “Nikmati saja kehidupan kita ini, selagi kita masih hidup, ya senang-senang dulu” VERA “Tiap hari kalian begini terus, ya? Ehm, maksudku mabuk-mabukkan terus begitu? ” EXEL “Setiap kali bertemu minuman , pasti seperti ini dong!” tapi kalau sudah kosong, paling-paling duduk gembel, deh!” Keempatnya tertawa terbahak-bahak….. FEKY “Eh kamu mau coba yang lebih hebat , gak? Lebih enak, yang ini bisa bikin kamu melayang dan yang pasti kamu bisa lebih happy, pokoknya oke” VERA “Apa sih?” FEKY “Tapi kamu jangan bilang siapa-siapa, soalnya…” Belum selesai Feky melanjutkan perkataanya, tiba-tiba Icha, Sella dan Wasty dat a ng dan memanggil Vera VERA “Vera…Vera.. ke sini sebentar ! ” Dengan langkah sempoyongan Vera mendekati teman-teman kuliahnya SELLA “Eh Vera mereka itu preman, jangan bergaul sama mereka . Bahaya, lho! ICHA “ Iya Ver, mereka itu pemabuk yang tiap hari kerjanya cuma malak orang, tidak pantas kamu bergaul sama mereka” VERA “Tapi mereka baik kok” WASTY “Baik sih baik, tapi mereka itu pengguna narkoba, suka berdagang narkoba, nanti malah kamu bisa jadi pecandu, trus nanti ditangkap Polisi, kamu mau?” Saat teman-teman Vera sedang menasihati Vera, Feky berteriak FEKY “Hey sudah habis ngobrolnya?” EXEL “Lama amat sih, cepat dong omongnya kita mau bersenang-senang nih .” ICHA “Eh Vera, sebaiknya kami pulang, saya takut sama mereka, kamu juga pulang ya” Vera hanya mengangguk dan meninggalkan teman-temannya, sementara teman-temannya pergi, Feky, Exel dan Dydon sedang memakai narkoba VERA “Eh apaan tuh?” DYDON “Sudah kamu duduk dulu” EXEL “Mau coba? Pokoknya mantap deh! Kamu akan lebih as y ik kalau pakai ini, lebih enjoy, pokoknya happy” VERA “Gimana cara makainya?” Feky langsung memperagakan cara memakai narkoba dan Vera langsung mencobanya DYDON “Rasanya gimana , Ver?” VERA “Hmmmm lumayan, tapi k o chiliad biasa saja ? ” FEKY “Ah efeknya belum naik tuh! Harus ditambahkan dengan ini” Feky menyodorkan minuman keras, tanpa berpikir lebih lama, Vera langsung menghabiskan minumannya, dan beberapa menit kemudian …….. VERA “Wah enak banget, rasanya seperti mau terbang, huh I’m happy, as y ik banget” EXEL “Nah gitu dong, itu baru namanya mahasiswa gaul berimajinasi tinggi, biar nanti kamu bisa berorasi alias omongan rakyat sakit hati” Tanpa terasa hari semakin gelap, Vera pun pamit pulang VERA “Eh teman-teman aku balik duluan ya” FEKY “Oke hati-hati Vera langsung berjalan pulang meninggalkan mereka, tapi tiba-tiba Ia kembali lagi EXEL “Ver,kenapa balik lagi? Ada apa? Ada masalah? Ada yang ganggu kamu?” VERA “Tidak…tidak ada apa-apa, Cuma….. Vera tidak melanjutkan kata-katanya. Dia berkata tersendat-sendat “Tidak, aku Cuma mau perlu dengan Exel sebentar saja. Bisa,kan?” Dengan raut wajahnya yang penuh tanda tanya, Exel menghampiri Vera,dan percakapan singkat merekapun selesai dan Vera pulang.. FEKY “ Exel, sini kamu! Ada apa sih Vera memanggil kamu? Jangan-jangan Vera suka sama kamu, ya?” EXEL “Ah, sembarang aja kamu.” DYDON “Sudahlah, Bro. Sudah cukup gadis-gadis yang jadi korban kamu.” EXEL “Woii! Dasar Piktor alias pikiran kotor. Vera tidak suka sama saya. Tapi, dia suka sama barang saya.” DYDON “ Nah, sama saja, kan? Barangmu kan milikimu juga? Jadi, sama saja, dong. Sama-sama bejatnya, bahkan keterlaluan lagiiii…” EXEL “Bukan barang yang itu, tapi yang ini nih!” Exel mengeluarkan ganja dari sakunya dan menunjukkannya kepada Feky dan Dydon. FEKY “ Oh, itu ya? Kenapa tidakbilang dari tadi? Wah, berarti si Vera sudah kecantol ganja nih.” DYDON “Namanya juga ganja. Sekali kena, pengennya pake terus.” FEKY “Hey, men. Perasaanku tidak enak, Nih! Sebaiknya kita pulang saja. Aku takut terjadi sesuatu.” DYDON “Ok. Lagian sudah larut malam, Nih! Ayo, kita pulang!” Oh, ya. Esok ngumpul di sini lagi ya, bro!” Mereka bertiga pun pulang sambil berjalan sempoyongan BABAK II Di rumah, Vera sedang ditunggu orang tuanya, tidak lama kemudian, Vera muncul dalam kondisi mabuk. Dengan tergopoh-gopoh, Vera masuk ke dalam rumah. VERA “Selamat sore, Mama, Vera pulang.” MAMA “Vera! Sini kamu! Kenapa pulangnya terlambat ? Tahu tidak? Sekarang jam berapa?” Ibunya berkata dengan nada agak keras VERA “Ti…tidak, Ma! Tadi waktu Vera pulang, di pinggir jalan bertemu dengan teman SMA Vera., begitu… makanya Vera terlambat.” Vera berkata sambil mendekati ibunya. MAMA “Vera! Kamu mabuk, ya? VERA “Tidak, Ma. Vera tidak mabuk. Sumpah! Verra tidak mabuk!” Vera menjawab dengan goose egg gugup. MAMA “Kamu mau menipu mama, ya? Jelas-jelas mulut kamu bau alkohol. Jangan coba-coba menipu mama. Mama tahu semua tindak-tandukmu!” Dengan nada semakin meninggi dan penuh curiga. BAPAK “Hai Vera! Kamu sudah pulang, ya? Ma, ada apa sih? Kok marah-marah?” Keluar dari dalam kamar. MAMA “Ini, Pa..Si Vera. Sudah pulang telat, mabuk lagi!” BAPAK “Vera, kamu mabuk….?” Dengan nothing setengah lembut . VERA “Ti…. tidak, Pa! Tadi waktu Vera pulang, Vera bertemu dengan teman sekolah Vera dulu, kebetulan mereka lagi mabuk. Saking kangennya, mereka menarik tangan Vera, trus minumannya tumpah di bajuku. Makanya bau alkohol. Sumpah, Pa. Vera tidak mabuk.” BAPAK “Sudah. Sudah! Bapak percaya sama kamu. Ayo sana, pergi mandi! Itu kan,Ma? Sudah dengar sendiri penjelasan Vera?” Vera beranjak meninggalkan orang tuanya dan menuju ke kamar mandi. MAMA “Bapak selalu saja bela-belain Vera!” BAPAK “Tidak, Ma. Vera memang tidak bersalah.” MAMA “Bapak liat sih perlakuan Vera belakangan ini agak aneh. Pulangnya sudah terlambat, jalannya sempoyongan. Tubruk sana, tubruk sini…jalannya seperti orang mabuk saja.” BAPAK “Sudahlah, Ma. Anak kita kan sudah dewasa. Dia bukan anak kecil. Sudah kuliah lagi. Apalagi kuliah di Bahasa Indonesia yang dosennya banyak Doktor. Jadi, then pasti dia bisa bedakan mana yang baik dan mana yang buruk.” MAMA “Bapak sama anaknya sama saja..” Mama berjalan meninggalkan bapak. BAPAK “Ma. Ma. Mau ke mana?” Sambil mengejar mama. MAMA “Mau mandi. Biar otak Mama segar.” BABAK Iii Feky, Dydon dan Exel berkumpul lagi di tempat yang sama DYDON “Ah, kayaknya belum lengkap, nih!” FEKY “Iya. Kok dari tadi si Vera belum juga muncul.” DYDON “Jangan-jangan dia tidak datang lagi. Atau Vera sudah ketahuan orang tuanya kalau dia pake ganja?” FEKY “Wah, bisa bahaya, tuh! Kalau sampai si Vera ketahuan. Kita semua pasti bisa hancur.” DYDON “Ah, tidak. Itu urusannya Exel.” EXEL “Heii, kenapa? Nyante aja, bro. Tidak akan terjadi apa-apa. Percaya deh ama aku! Oke? Daripada bicara yang tidak-tidak, mending ini!” Exel memberikan ganja kepada Dydon dan Feky. Tiba-tiba muncul 3 orang teman Vera FEKY “Nah, itu temannya Vera! Si Veranya ke mana, ya?” DYDON “Halo, cewek. Tambah seksi, deh!” ICHA “Permisi….” DYDON “Iya, mari…silahkan!” FEKY “Singgah dulu! Ada yang enak, nih!” ICHA “Tidak. Terima kasih. Lagi buru-buru mau kerja tugas. Maaf, ya!” FEKY “Kapan-kapan singgah, ya!” EXEL “Eh, bukannya itu temannya Vera?” DYDON “ Iya. Itu teman-temannya Vera.” EXEL “Mending kamu tannyain Vera! Siapa tahu mereka lihat. Kan sekaligus kenalan, toh!” Dydon dan Feky langsung menuju Icha dan teman-temannya . DYDON “ Kamu lihat Vera, tidak?” ICHA “Iya, lihat. Memangnya kenapa?” DYDON “Lagi tunggu dia nih dari tadi.” ICHA “Vera nya masih di kampus, sedikit lagi baru pulang.” DYDON “Oh, ya. Minta nomornya Vera dulu! Ada, kan?” ICHA “Iya, ada.” Icha pun memberikan nomor handphonenya Vera kepada Dydon Icha dan teman-temannya pun pulang. Dydon dan Feky pun kembali berkumpul bersama Exel dan memberikan nomor Hpnya Vera kepada Exel. Kemudian Exel menelepon Vera……. Tidak lama kemudian, Vera muncul. VERA “Hai, teman-teman. Sorry, telat. Sudah lama tunggu, ya?” FEKY “Sudah hampir melek kami tungguin kamu di sini!” EXEl “Sudahlah! Sini duduk! Kita happy lagi.” VERA “Sorry aku telat. Tadi kelamaan urus mahasiswa orasi.” DYDON “Wah, bagus tuh! Semakin mantap saja aksimu setelah pake ganja.” VERA “Yah…gitu deh!…oh, ya. Stok ku sudah habis,nih! Masih ada tidak?” EXEL “Ada, tapi kamu ngerti, kan?” VERA “Iya. Aku ngerti.” Vera membuka dompetnya dan menyodorkan beberapa lembar uang kepada Exel. EXEL “Ah. Masa Cuma ini? Barang mahal, nih! Carinya susah lagi.” VERA “Oke. Aku tambah….cukup, kan?” EXEL “Sebenarnya belum, sih. Tapi, sudahlah. Untuk kamu aku beri bonus saja.” Vera langsung menerima dan memakainya. EXEL “Gimana rasanya?” VERA “Uh….nikmat.” EXEL “Ver, kamu sudah punya pacar, belum?” VERA “Belum. Memangnya kenapa?” EXEL “Sebenarnya….aku suka sama kamu!” Tanpa bertele-tele, Exel langsung mengutarakan maksudnya. VERA “Memangnya, apa yang kamu suka dari aku?” EXEL “Kamu cantik, kok. Gaul. Seksi. Udah gitu, mahasiswa lagi…” VERA “Aku juga sebenarnya suka sama kamu…” Vera langsung memegang tangan Exel. DYDON dan FEKY Ehm….ehm….. DYDON “Apa juga aku bilang kemarin. Kamu suka kan sama Vera?” Vera dan Exel hanya tersenyum. Tak lama kemudian Exel mengajak Vera ke belakang. Maka, genaplah sudah kehancuran hidup Vera akibat pergaulan bebas. FEKY “Lihat, tuh! Si Exel….” DYDON “Dasar pemabuk. Di Otaknya hanya kelamin melulu.” FEKY “Hahahahaha………” Feky tertawa terbahak-bahak. DYDON “Kenapa tertawa? Memang itulah kenyatannya!” FEKY “Ssst…diam. mereka sudah datang!” Exel datang sambil membetulkan celananya dan Si Vera merapikan rambutnya dan duduk bergabung kembali bersama Dydon dan Feky… Tiba-tiba datang seorang anggota kepolisian yang menyamar sebagai pembeli. POLISI “Selamat siang, Bro!” DYDON “Yo siang. Cari siapa lu?” POLISI “Bang Exel ada?” DYDON “Tidak ada. Memang tahu dari mana kalau Exel ada di sini?’ POLISI “Dari Bang Nero.” EXEL “Hei! Kamu temannya Nero, ya?” Exel langsung menghampiri polisi itu. POLISI “Iya. Aku temannya Nero. Dia yang menyuruh aku datang ke sini. Stoknya habis. Makanya dia suruh aku mencarimu.” Nero adalah salah satu komplotan pengedar narkoba yang berhasil ditangkap polisi. EXEl “Gila benar Si Nero. Barangnya habis cepat sekali. Tapi, kamu betulkan temannya Si Nero?” POLISI “Iya, Bang! Ini ada pesan dari Nero untukmu.” Sambil mengeluarkan secarik kertas dari dalam saku bajunya. EXEl “Uangnya bawa tidak?” POLISI “Bawa.” Exel langsung mengambil barang dan memberikannya kepada polisi yang menyamar itu. Saat itu juga, polisi langsung menangkapnya. Tapi, karena ia gesit maka ia berhasil lolos. Melihat hal itu, Dydon dan Feky langsung kabur. Vera yang sedang mabuk ditangkap polisi. BABAK IV Vera dibawa ke kantor polisi dan diinterogasi. POLISI “Siapa nama kamu?” VERA “Vera, Pak.” POLISI “Nama lengkap kamu?” dengan nada kasar. VERA “Verly Juniar Kaho.” POLISI “Alamat rumahmu?” VERA “Fontein, RT. 01/ RW 01.” POLISI “Pekerjaanmu?” VERA “Mahasiswa, Pak!” POLISI “Mahasiswa??? Mahasiswa mana?” VERA “Undana, FKIP jurusan PBS semester Eight, Pak!” POLISI “Kurang ajar kamu. Memalukan sekali! Apakah ini yang dinamakan universitas berwawasan global? Sedangkan mahasiswanya hancur kayak kamu, apalagi kamu calaon guru, apakah nanti kamu mengajar muridmu untuk memakai narkoba, minuman keras dan seks bebas? Jawab!!!!” Mau jadi apa bangsa kita kalau generai penerusnya bermoral rusak seperti anda? Apakah ini yang dinamakan kaum intelektual yang identik dengan miras, narkoba dan seks bebas? Mau dikemanakan bangsa kita? Apakah ini pantas?” menghadap ke arah penonton. VERA “Maafkan saya. Saya khilaf.” POLISI “Sekarang juga kamu hubungi orang tua kamu dan suruh menghadap.” Vera pun menelepon orang tuanya. MAMA “Vera, apa yang telah terjadi?” VERA “Maafkan Vera, Ma!” BAPAK “Pak, apa yang terjadi dengan anak saya?” POLISI “Maaf, Bapak. Anak Bapak kami tangkap sedang mengkonsumsi minuman keras dan memakai narkoba.” BAPAK Tidak mungkin! Pak, anak saya tidak begitu!” Dengan nada keras. VERA Berteriak… Pak!!!!! Tolong Vera, Pak…Tolong Vera, Pak!!!!!! Maafkan Vera. Vera menyesal. Ampun, Pa. Ampun,Ma! Vera tidak akan mengulanginya lagi. Dengan raut penuh penyesalan. MAMA “Lihat, Pa! Lihat anak kesayanganmu yang selalu kamu bela-bela. Ini akibatnya! Mau ditaruh di mana muka kita ini!” BAPAK “Tidak. Saya tidak percaya anak saya melakukan semua ini, pasti ada pihak lain yang menjebak anak saya. Saya harus mencari tahu siapa dalang dari semua ini! Saya harus mencarinya! Saya harus mencarinya!” Bapak keluar panggung dan ibu mengikuti sambil berteriak. MAMA Mau ke mana, Pa? Tunggu dulu. Jangan gegabah!” Beberapa menit kemudian Bapak kembali dan membawa semua kru drama. Kemudian berdiri bersama-sama sesuai dengan formasi. Dan salah satu pemain drama menyampaikan sesuatu kepada penonton. “Penyesalan selalu datang terlambat. Ketika kita telah jauh jatuh dalam kesalahan. Oleh karena itu,belajarlah dari kesalahan untuk menjadi lebih baik karena tak seorang punluput dari kesalahan.april30th, 2018 - akibat pergaulan bebas merupakan film indonesia yang dirilis pada 29 april 2010 yang disutradarai oleh nayato fio nuala film ini dibintangi antara lain oleh uli' 'cerita abg seru cerita sex pergaulan bebas abg sma april 25th, 2018 - saya memang termasuk anak yang menganut pergaulan bebas tepatnya kelas dua sma sudah menjalin “Pergaulan Bebas” Tokoh-tokoh yang Berperan 1. Verly Kaho sebagai Vera 2. Astrina Manafe sebagai Mama 3. Aventinus Atong sebagai Bapak 4. Okmarge Amnifu sebagai Dydon 5. Mozes Maahury sebagai Exel 6. Kaleb Tuka Goro sebagai Polisi 7. Fekrianus Tun sebagai Feky 8. Sell Bees Sebagai Sella 9. Arselinda Laulei sebagai Wasty 10. Carolina H. Perry sebagai Icha BABAK I Tampak keadaan berantakan di pinggiran jalan, yang banyak oleh botol-botol minuman keras, punting rokok dan bungkus-bungkus rokok, 3 pemuda sedang menenggak minuman keras mereka adalah Dydon, Exel dan Feky EXEL “Aku suka kehidupan seperti ini, Bebas! Tak ada yang mengaturku, Aku akan melakukan apa saja yang ku mau tanpa ada yang mengaturku. Ayo teman -teman kita maabuk” DYDON “Yoi bro! kamu senang aku juga senang, ayo kita happy” FEKY “Ayo minum lagi, ini minumannya” Feky lalu menyodorkan gelas minuman keras ke Dydon. Beberapa saat kemudian lewatlah Icha, Sella danWasty melewati tempat itu EXEL “Eh ada cewek! Hai cewek,,, gangguin kita donk!” DYDON “Baru pulang kuliah ya? Hallo sayang” FEKY “Eh jangan digangguin. Biarkan sajalah” Sambil menyuruh teman-temannya duduk Feky melanjutkan menuang minuman keras ke gelas, sementara Icha dan teman-temannya terus meneruskan perjalanannya sambil berbisik-bisik EXEL “Eh mereka tahu tidak kalau kita penguasa daerah sini, lewat sini ya harus tegur. Mentang-mentang mahasiswa lagaknya minta ampun” DYDON “Eh ngomong-ngomong soal mahasiswa, mereka sekarang hobby bentrok ya, saling bela sukulah, apalah, heran! Jaman sekarang kok masih ada tawuran. Mending kita donk senang-senang gini, iya gak bro?” EXEL “Iya dong!” FEKY “Eh teman-teman, Saya beli minum dulu, minumnya sudah habis” EXEL “Iya tapi cepat ya. Jangan kelamaan kamu” FEKY “Siip!” Beberapa saat kemudian, Feky datang bersama Vera, sambil menyimpan minuman belanjaannya, Feky memperkenalkan Vera FEKY “Eh ini temanku, namanya Vera, kenalan dong” EXEL “Panggil aku Exel suka buat kesel tapi sumpah deh sampai mati kamu tidak akan nyesel kenalan sama Exel. Ha ha....” Sambil tertawa Exel menyodorkan tangannya VERA “Aku Vera, salam kenal” DYDON sambil mengulurkan tangan“Aku Dydon, silahkan duduk!” FEKY “Ayo gabung saja, kita Cuma minum-minum sedikit kok!” VERA “Sedikit saja ya, tidak biasa nih” EXEL “Tidak apa-apa kok, sedikit juga boleh, Mereka berempat melanjutkan minum-minum hingga mereka mabuk DYDON “Nikmati saja kehidupan kita ini, selagi kita masih hidup, ya senang-senang dulu” VERA “Tiap hari kalian begini terus, ya? Ehm, maksudku mabuk-mabukkan terus begitu?” EXEL “Setiap kali bertemu minuman, pasti seperti ini dong!” tapi kalau sudah kosong, paling-paling duduk gembel, deh!” Keempatnya tertawa terbahak-bahak..... FEKY “Eh kamu mau coba yang lebih hebat ,gak? Lebih enak, yang ini bisa bikin kamu melayang dan yang pasti kamu bisa lebih happy, pokoknya oke” VERA “Apa sih?” FEKY “Tapi kamu jangan bilang siapa-siapa, soalnya…” Belum selesai Feky melanjutkan perkataanya, tiba-tiba Icha, Sella dan Wasty datang dan memanggil Vera VERA “Vera…Vera.. ke sini sebentar!” Dengan langkah sempoyongan Vera mendekati teman-teman kuliahnya SELLA “Eh Vera mereka itu preman, jangan bergaul sama mereka. Bahaya, lho! ICHA “ Iya Ver, mereka itu pemabuk yang tiap hari kerjanya cuma malak orang, tidak pantas kamu bergaul sama mereka” VERA “Tapi mereka baik kok” WASTY “Baik sih baik, tapi mereka itu pengguna narkoba, suka berdagang narkoba, nanti malah kamu bisa jadi pecandu, trus nanti ditangkap Polisi, kamu mau?” Saat teman-teman Vera sedang menasihati Vera, Feky berteriak FEKY “Hey sudah habis ngobrolnya?” EXEL “Lama amat sih, cepat dong omongnya kita mau bersenang-senang nih.” ICHA “Eh Vera, sebaiknya kami pulang, saya takut sama mereka, kamu juga pulang ya” Vera hanya mengangguk dan meninggalkan teman-temannya, sementara teman-temannya pergi, Feky, Exel dan Dydon sedang memakai narkoba VERA “Eh apaan tuh?” DYDON “Sudah kamu duduk dulu” EXEL “Mau coba? Pokoknya mantap deh! Kamu akan lebih asyik kalau pakai ini, lebih enjoy, pokoknya happy” VERA “Gimana cara makainya?” Feky langsung memperagakan cara memakai narkoba dan Vera langsung mencobanya DYDON “Rasanya gimana, Ver?” VERA “Hmmmm lumayan, tapi kok biasa saja?” FEKY “Ah efeknya belum naik tuh! Harus ditambahkan dengan ini” Feky menyodorkan minuman keras, tanpa berpikir lebih lama, Vera langsung menghabiskan minumannya, dan beberapa menit kemudian........ VERA “Wah enak banget, rasanya seperti mau terbang, huh I’m happy, asyik banget” EXEL “Nah gitu dong, itu baru namanya mahasiswa gaul berimajinasi tinggi, biar nanti kamu bisa berorasi alias omongan rakyat sakit hati” Tanpa terasa hari semakin gelap, Vera pun pamit pulang VERA “Eh teman-teman aku balik duluan ya” FEKY “Oke hati-hati Vera langsung berjalan pulang meninggalkan mereka, tapi tiba-tiba Ia kembali lagi EXEL “Ver,kenapa balik lagi? Ada apa? Ada masalah? Ada yang ganggu kamu?” VERA “Tidak...tidak ada apa-apa, Cuma..... Vera tidak melanjutkan kata-katanya. Dia berkata tersendat-sendat “Tidak, aku Cuma mau perlu dengan Exel sebentar saja. Bisa,kan?” Dengan raut wajahnya yang penuh tanda tanya, Exel menghampiri Vera,dan percakapan singkat merekapun selesai dan Vera pulang.. FEKY “ Exel, sini kamu! Ada apa sih Vera memanggil kamu? Jangan-jangan Vera suka sama kamu, ya?” EXEL “Ah, sembarang aja kamu.” DYDON “Sudahlah, Bro. Sudah cukup gadis-gadis yang jadi korban kamu.” EXEL “Woii! Dasar Piktor alias pikiran kotor. Vera tidak suka sama saya. Tapi, dia suka sama barang saya.” DYDON “ Nah, sama saja, kan? Barangmu kan milikimu juga? Jadi, sama saja, dong. Sama-sama bejatnya, bahkan keterlaluan lagiiii...” EXEL “Bukan barang yang itu, tapi yang ini nih!” Exel mengeluarkan ganja dari sakunya dan menunjukkannya kepada Feky dan Dydon. FEKY “ Oh, itu ya? Kenapa tidakbilang dari tadi? Wah, berarti si Vera sudah kecantol ganja nih.” DYDON “Namanya juga ganja. Sekali kena, pengennya pake terus.” FEKY “Hey, men. Perasaanku tidak enak, Nih! Sebaiknya kita pulang saja. Aku takut terjadi sesuatu.” DYDON “Ok. Lagian sudah larut malam, Nih! Ayo, kita pulang!” Oh, ya. Esok ngumpul di sini lagi ya, bro!” Mereka bertiga pun pulang sambil berjalan sempoyongan BABAK II Di rumah, Vera sedang ditunggu orang tuanya, tidak lama kemudian, Vera muncul dalam kondisi mabuk. Dengan tergopoh-gopoh, Vera masuk ke dalam rumah. VERA “Selamat sore, Mama, Vera pulang.” MAMA “Vera! Sini kamu! Kenapa pulangnya terlambat ? Tahu tidak? Sekarang jam berapa?” Ibunya berkata dengan nada agak keras VERA “Ti...tidak, Ma! Tadi waktu Vera pulang, di pinggir jalan bertemu dengan teman SMA Vera., begitu... makanya Vera terlambat.” Vera berkata sambil mendekati ibunya. MAMA “Vera! Kamu mabuk, ya? VERA “Tidak, Ma. Vera tidak mabuk. Sumpah! Verra tidak mabuk!” Vera menjawab dengan nada gugup. MAMA “Kamu mau menipu mama, ya? Jelas-jelas mulut kamu bau alkohol. Jangan coba-coba menipu mama. Mama tahu semua tindak-tandukmu!” Dengan nada semakin meninggi dan penuh curiga. BAPAK “Hai Vera! Kamu sudah pulang, ya? Ma, ada apa sih? Kok marah-marah?” Keluar dari dalam kamar. MAMA “Ini, Pa..Si Vera. Sudah pulang telat, mabuk lagi!” BAPAK “Vera, kamu mabuk....?” Dengan nada setengah lembut . VERA “Ti.... tidak, Pa! Tadi waktu Vera pulang, Vera bertemu dengan teman sekolah Vera dulu, kebetulan mereka lagi mabuk. Saking kangennya, mereka menarik tangan Vera, trus minumannya tumpah di bajuku. Makanya bau alkohol. Sumpah, Pa. Vera tidak mabuk.” BAPAK “Sudah. Sudah! Bapak percaya sama kamu. Ayo sana, pergi mandi! Itu kan,Ma? Sudah dengar sendiri penjelasan Vera?” Vera beranjak meninggalkan orang tuanya dan menuju ke kamar mandi. MAMA “Bapak selalu saja bela-belain Vera!” BAPAK “Tidak, Ma. Vera memang tidak bersalah.” MAMA “Bapak liat sih perlakuan Vera belakangan ini agak aneh. Pulangnya sudah terlambat, jalannya sempoyongan. Tubruk sana, tubruk sini...jalannya seperti orang mabuk saja.” BAPAK “Sudahlah, Ma. Anak kita kan sudah dewasa. Dia bukan anak kecil. Sudah kuliah lagi. Apalagi kuliah di Bahasa Indonesia yang dosennya banyak Doktor. Jadi, so pasti dia bisa bedakan mana yang baik dan mana yang buruk.” MAMA “Bapak sama anaknya sama saja..” Mama berjalan meninggalkan bapak. BAPAK “Ma. Ma. Mau ke mana?” Sambil mengejar mama. MAMA “Mau mandi. Biar otak Mama segar.” BABAK III Feky, Dydon dan Exel berkumpul lagi di tempat yang sama DYDON “Ah, kayaknya belum lengkap, nih!” FEKY “Iya. Kok dari tadi si Vera belum juga muncul.” DYDON “Jangan-jangan dia tidak datang lagi. Atau Vera sudah ketahuan orang tuanya kalau dia pake ganja?” FEKY “Wah, bisa bahaya, tuh! Kalau sampai si Vera ketahuan. Kita semua pasti bisa hancur.” DYDON “Ah, tidak. Itu urusannya Exel.” EXEL “Heii, kenapa? Nyante aja, bro. Tidak akan terjadi apa-apa. Percaya deh ama aku! Oke? Daripada bicara yang tidak-tidak, mending ini!” Exel memberikan ganja kepada Dydon dan Feky. Tiba-tiba muncul 3 orang teman Vera FEKY “Nah, itu temannya Vera! Si Veranya ke mana, ya?” DYDON “Halo, cewek. Tambah seksi, deh!” ICHA “Permisi....” DYDON “Iya, mari...silahkan!” FEKY “Singgah dulu! Ada yang enak, nih!” ICHA “Tidak. Terima kasih. Lagi buru-buru mau kerja tugas. Maaf, ya!” FEKY “Kapan-kapan singgah, ya!” EXEL “Eh, bukannya itu temannya Vera?” DYDON “ Iya. Itu teman-temannya Vera.” EXEL “Mending kamu tannyain Vera! Siapa tahu mereka lihat. Kan sekaligus kenalan, toh!” Dydon dan Feky langsung menuju Icha dan teman-temannya . DYDON “ Kamu lihat Vera, tidak?” ICHA “Iya, lihat. Memangnya kenapa?” DYDON “Lagi tunggu dia nih dari tadi.” ICHA “Vera nya masih di kampus, sedikit lagi baru pulang.” DYDON “Oh, ya. Minta nomornya Vera dulu! Ada, kan?” ICHA “Iya, ada.” Icha pun memberikan nomor handphonenya Vera kepada Dydon Icha dan teman-temannya pun pulang. Dydon dan Feky pun kembali berkumpul bersama Exel dan memberikan nomor Hpnya Vera kepada Exel. Kemudian Exel menelepon Vera....... Tidak lama kemudian, Vera muncul. VERA “Hai, teman-teman. Sorry, telat. Sudah lama tunggu, ya?” FEKY “Sudah hampir melek kami tungguin kamu di sini!” EXEl “Sudahlah! Sini duduk! Kita happy lagi.” VERA “Sorry aku telat. Tadi kelamaan urus mahasiswa orasi.” DYDON “Wah, bagus tuh! Semakin mantap saja aksimu setelah pake ganja.” VERA “Yah...gitu deh!...oh, ya. Stok ku sudah habis,nih! Masih ada tidak?” EXEL “Ada, tapi kamu ngerti, kan?” VERA “Iya. Aku ngerti.” Vera membuka dompetnya dan menyodorkan beberapa lembar uang kepada Exel. EXEL “Ah. Masa Cuma ini? Barang mahal, nih! Carinya susah lagi.” VERA “Oke. Aku tambah....cukup, kan?” EXEL “Sebenarnya belum, sih. Tapi, sudahlah. Untuk kamu aku beri bonus saja.” Vera langsung menerima dan memakainya. EXEL “Gimana rasanya?” VERA “Uh....nikmat.” EXEL “Ver, kamu sudah punya pacar, belum?” VERA “Belum. Memangnya kenapa?” EXEL “Sebenarnya....aku suka sama kamu!” Tanpa bertele-tele, Exel langsung mengutarakan maksudnya. VERA “Memangnya, apa yang kamu suka dari aku?” EXEL “Kamu cantik, kok. Gaul. Seksi. Udah gitu, mahasiswa lagi...” VERA “Aku juga sebenarnya suka sama kamu...” Vera langsung memegang tangan Exel. DYDON dan FEKY Ehm....ehm..... DYDON “Apa juga aku bilang kemarin. Kamu suka kan sama Vera?” Vera dan Exel hanya tersenyum. Tak lama kemudian Exel mengajak Vera ke belakang. Maka, genaplah sudah kehancuran hidup Vera akibat pergaulan bebas. FEKY “Lihat, tuh! Si Exel....” DYDON “Dasar pemabuk. Di Otaknya hanya kelamin melulu.” FEKY “Hahahahaha.........” Feky tertawa terbahak-bahak. DYDON “Kenapa tertawa? Memang itulah kenyatannya!” FEKY “Ssst...diam. mereka sudah datang!” Exel datang sambil membetulkan celananya dan Si Vera merapikan rambutnya dan duduk bergabung kembali bersama Dydon dan Feky... Tiba-tiba datang seorang anggota kepolisian yang menyamar sebagai pembeli. POLISI “Selamat siang, Bro!” DYDON “Yo siang. Cari siapa lu?” POLISI “Bang Exel ada?” DYDON “Tidak ada. Memang tahu dari mana kalau Exel ada di sini?’ POLISI “Dari Bang Nero.” EXEL “Hei! Kamu temannya Nero, ya?” Exel langsung menghampiri polisi itu. POLISI “Iya. Aku temannya Nero. Dia yang menyuruh aku datang ke sini. Stoknya habis. Makanya dia suruh aku mencarimu.” Nero adalah salah satu komplotan pengedar narkoba yang berhasil ditangkap polisi. EXEl “Gila benar Si Nero. Barangnya habis cepat sekali. Tapi, kamu betulkan temannya Si Nero?” POLISI “Iya, Bang! Ini ada pesan dari Nero untukmu.” Sambil mengeluarkan secarik kertas dari dalam saku bajunya. EXEl “Uangnya bawa tidak?” POLISI “Bawa.” Exel langsung mengambil barang dan memberikannya kepada polisi yang menyamar itu. Saat itu juga, polisi langsung menangkapnya. Tapi, karena ia gesit maka ia berhasil lolos. Melihat hal itu, Dydon dan Feky langsung kabur. Vera yang sedang mabuk ditangkap polisi. BABAK IV Vera dibawa ke kantor polisi dan diinterogasi. POLISI “Siapa nama kamu?” VERA “Vera, Pak.” POLISI “Nama lengkap kamu?” dengan nada kasar. VERA “Verly Juniar Kaho.” POLISI “Alamat rumahmu?” VERA “Fontein, RT. 01/ RW 01.” POLISI “Pekerjaanmu?” VERA “Mahasiswa, Pak!” POLISI “Mahasiswa??? Mahasiswa mana?” VERA “Undana, FKIP jurusan PBS semester VIII, Pak!” POLISI “Kurang ajar kamu. Memalukan sekali! Apakah ini yang dinamakan universitas berwawasan global? Sedangkan mahasiswanya hancur kayak kamu, apalagi kamu calaon guru, apakah nanti kamu mengajar muridmu untuk memakai narkoba, minuman keras dan seks bebas? Jawab!!!!” Mau jadi apa bangsa kita kalau generai penerusnya bermoral rusak seperti anda? Apakah ini yang dinamakan kaum intelektual yang identik dengan miras, narkoba dan seks bebas? Mau dikemanakan bangsa kita? Apakah ini pantas?” menghadap ke arah penonton. VERA “Maafkan saya. Saya khilaf.” POLISI “Sekarang juga kamu hubungi orang tua kamu dan suruh menghadap.” Vera pun menelepon orang tuanya. MAMA “Vera, apa yang telah terjadi?” VERA “Maafkan Vera, Ma!” BAPAK “Pak, apa yang terjadi dengan anak saya?” POLISI “Maaf, Bapak. Anak Bapak kami tangkap sedang mengkonsumsi minuman keras dan memakai narkoba.” BAPAK Tidak mungkin! Pak, anak saya tidak begitu!” Dengan nada keras. VERA Berteriak... Pak!!!!! Tolong Vera, Pak...Tolong Vera, Pak!!!!!! Maafkan Vera. Vera menyesal. Ampun, Pa. Ampun,Ma! Vera tidak akan mengulanginya lagi. Dengan raut penuh penyesalan. MAMA “Lihat, Pa! Lihat anak kesayanganmu yang selalu kamu bela-bela. Ini akibatnya! Mau ditaruh di mana muka kita ini!” BAPAK “Tidak. Saya tidak percaya anak saya melakukan semua ini, pasti ada pihak lain yang menjebak anak saya. Saya harus mencari tahu siapa dalang dari semua ini! Saya harus mencarinya! Saya harus mencarinya!” Bapak keluar panggung dan ibu mengikuti sambil berteriak. MAMA Mau ke mana, Pa? Tunggu dulu. Jangan gegabah!” Beberapa menit kemudian Bapak kembali dan membawa semua kru drama. Kemudian berdiri bersama-sama sesuai dengan formasi. Dan salah satu pemain drama menyampaikan sesuatu kepada penonton. “Penyesalan selalu datang terlambat. Ketika kita telah jauh jatuh dalam kesalahan. Oleh karena itu,belajarlah dari kesalahan untuk menjadi lebih baik karena tak seorang punluput dari kesalahan.
ContohNaskah Drama 7 Orang Tentang Pergaulan Bebas Aneka Contoh. Contoh Naskah Drama 7 Orang Tentang Pergaulan Bebas Aneka Contoh. By ramadhankareems Last updated . Share.ini salah satu naskah drama kelas IX-I SMPN 1 Lhokseumawe Pergaulan Bebas Ada sebuah panti asuhan bernama “Yayasan Peduli Anak”. Di yayasan tersebut banyak terdapat anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya. Ada yang ditinggal mati dan ada yang dititipkan di panti asuhan tersebut. Perkenalan tokoh 1. Anne Novia Duana sebagai Narator 2. Cut Siti Nisrina sebagai Ibu panti, Sari 3. Praesidi Caesar sebagai Uztad Al-Farabi 4. sebagai Ahmad, pengamen & pengedar narkoba 5. Hendrik sebagai Lee Chong Wei, pengamen & pengedar narkoba 6. Ireka Salsabila sebagai Ibu Nina, yang merawat panti 7. Risna Amalia sebagai Karina, anak panti yang kemudian menjadi pemakai narkoba 8. Lia Novita Putri sebagai Regina, anak panti yang kemudian menjadi pemakai narkoba 9. Nyak Mirza sebagai Polisi 10. Putri Mauliza sebagai Polwan 11. Siti Nisfiyanti sebagai Lili, anak panti 12. Nur Chadijah sebagai Lena, anak panti 13. Nana Oktafia sebagai Mela, anak panti 14. Diva Pratiwi sebagai Tiwi, anak panti Pada sore hari di sebuah panti asuhan yang bernama “Yayasan Peduli Anak”, seorang uztad sedang mengajari anak-anak mengaji di panti asuhan tersebut. Uztad …”Sadakallahul’azim..” Untuk mengakhiri pengajian hari ini, mari kita tutup dengan berdoa bersama ! Anak panti mengikuti uztad Pengajian telah berakhir, dan waktu magrib telah tiba, uztad pun mengumandangkan azan. Dan uztad pun mengajak anak-anak panti untuk shalat berjamaah. Uztad mengumandangkan azan ± 2 menit Shalat pun telah berakhir dan anak-anak panti pun segera masuk keruang makan untuk makan malam. Pada saat makan malam, Ibu Mekar Sari sedang menyiapkan makan malam. Ibu Mekar Ayo anak-anak semuanya berkumpul, kita makan malam. Malam ini kita makan seadanya, kita harus bersyukur karena kita masih bisa makan Karina Kenapa kita selalu makan makanan seperti ini ? Akutidak mau makan, akh ! Regina Iya, aku juga tidak mau makan yang seperti ini. Kapan sehatnya kalau kita selalu makan seperti ini ? Tiwi Teman-teman, kita harus bersyukur kepada Allah karena kita masih diberi rezeki dan nikmat. Bukan hanya makanan yang mahal yang bergizi tetapi makanan yang sederhana seperti ini juga banyak mengandung gizi Pak Uztad Iya benar apa yang dikatakan Tiwi. Contohlah sifat Tiwi yang selalu mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah Lili & Mela Ehm, iya iya. Aku mau makan kok sambil merengut Uztad Ya sudah, mari kita makan anak-anak. Jangan lupa membaca doa Anak panti Iya pak… !! Setelah makan malam selesai anak-anak pun bercerita sambil tertawa. Uztad Sudah - sudah ... Anak-anak sekarang waktunya tidur, bergegaslah kalian. Jangan lupa mencuci kaki kalian dan membaca doa Karina Uztad tidak bisa melihat kami senang apa ? sambil marah Ibu Nina Karina, kamu jangan begitu dengan uztad, beliau ini orang tua mu di panti Regina Tindakan Karina itu benar bu. Kenapa sih uztad selalu melarang-larang kami ? Tiwi Bukannya melarang, tapi pak uztad peduli sama kita. Jadi dia selalu menasehati kita ! Ibu Nina Iya benar, kami sayang sama kalian. Jadi cepatlah kalian tidur Regina Ikut campur saja si Tiwi itu ! berkata sambil berbisik-bisik Yasudah lah, mari kita tidur Akhirnya mereka pun bergegas mencuci kaki dan segera tidur. Keesokan harinya Ibu Mekar dan Ibu Nina pun pergi dengan uztad Faribi menuju ke suatu tempat, tiba-tiba mereka bertemu dengan 2 anak pengamen di jalanan. Ibu Nina Lihat ! Ada 2 anak disana. Bagaimana kalau kita menghampiri mereka Uztad Baiklah sambil menuju kearah anak tersebut Uztad Assalamu’alaikum nak Ahmad Ya, ada apa ? Ibu Mekar Siapa namamu nak ? Ahmad Nama saya Ahmad buk ! Lee Chong Wei Nama saya Lee Chong Wei ! Uztad Kalian kenapa disini ? Seharusnya kalian sekolah nak ! Lee Chong Wei Kami tidak sekolah pak. Jangankan sekolah, tinggal dan makan saja kami kesusahan Ibu Nina Kasihan sekali kalian, seharusnya kalian duduk di bangku sekolah dengan sedih Uztad Bagaimana kalau kita mengajak mereka ke panti ? berbisik dengan Ibu Nina Ibu Nina Iya, mari kita ajak mereka ke panti berbisik Ibu Nina Baiklah anak-anak. Bagaimana kalau kalian ikut kami ke panti ? Kalian bisa tinggal disana Ahmad & Lee Ehm, baiklah Bu, tapi kami merasa segan Uztad Tidak apa-apa, marilah ikut kami Lalu mereka pun dibawa ke panti. Sesampainya di panti asuhan. Karina Siapa itu bu ? mengapa mereka dibawa kemari ? Regina Ia bu, dari mana mereka ? Ibu Mekar Mereka anak baru di panti ini. Mereka tidak punya tempat tinggal. Kalian tidak keberatan kan kalau mereka tinggal disini ? Karina & Regina Kami tidak setuju Buk ! Tiwi Tidak boleh seperti itu, kasihan mereka. Buk, saya senang kalau mereka tinggal disini Dan keesokan harinya, Ibu Nina memperkenalkan kepada semua anak panti, bahwa mereka kedatangan anak baru. Bu Nina Baiklah semuanya, perkenalkan ini anak baru di panti asuhan ini. Ayoo perkenalkan diri kalian Lee Saya Lee Chong Wei Ahmad Saya Ahmad Lee & Ahmad Salam kenal Lalu anak-anak panti merasa khawatir dengan kedatangan mereka. Tiwi Kalian pernah mengenal mereka ? Mela Aku tidak mengenalnya Lena Apalagi aku Lili Kita harus mengenal mereka dahulu dan kita harus berhati-hati terhadap mereka Semua Yaa.. Kami setuju ! Saat Karina dan Regina menuju ke ruangan mereka, tiba-tiba Ahmad dan Lee menghampiri mereka. Lee Hey kalian, kenalkan aku Lee dan ini Ahmad Ahmad Hey, aku Ahmad Karina & Regina Hey.. Lee Oya ! Ini ada permen untuk kalian, aku yakin pasti kalian suka Karina & Regina Ya. Terima kasih.. Setelah menerima permen dari mereka, lalu Regina dan Karina masuk ke ruangannya, mereka merasa aneh dengan diri mereka sendiri. Karina Regina, sepertinya aku merasa aneh dengan diriku. Apakah kamu merasa mengantuk ? Regina Iya, kamu ? Karina Sama seperti kamu Regina Apa karena permen tadi ? Tapi permen yang diberi Lee tadi enak ya, aku suka Karina Aku juga Akhirnya mereka pun ketagihan dengan permen yang mereka tidak tahu sebenarnya itu narkoba. Keesokan harinya Lena dan Tiwi melihat Regina, Karina, Ahmad, dan Lee sudah sangat akrab. Lena Tiwi, mengapa mereka sudah sangat berteman akrab ? Padahal kan baru bertemu kemarin Tiwi Aku tidak tahu, sepertinya ada yang aneh dengan mereka Kemudian Regina dan Karina menghampiri Tiwi dan Lena. Regina Mengapa kalian melihat kami seperti itu ? Lena Tidak, tidak ada apa-apa Tiwi Bolehkah kami bergabung dengan kalian ? Regina Ya, tentu saja ! Dan hari demi hari, pergaulan Regina, Karina, Ahmad, dan Lee semakin tidak terkendali. Mereka sering keluar panti asuhan tanpa pamit. Dan sering pulang pada saat malam hari. Regina Karina, aku merasa lebih baik diluar dari pada di panti Karina Hahaha, ya aku rasa begitu Lee Hei ! Ini dia barang yang kalian sukai Ahmad memberi narkoba kepada Regina dan Karina Dan saat itu, Lili, Mela, Tiwi dan Lena mulai merasa curiga. Sudah malam mereka juga masih belum pulang ke panti. Lalu Lili, Mela, Tiwi dan Lena mencari mereka. Lili Dimana mereka Wi ? Tiwi Aku tidak tahu, ayo kita cari lagi Lena Ayo, mari kita cari mereka ! Mela Cepat ! Buruan kita cari ! Dan tiba-tiba Lili menemukan mereka berempat. Dan yang tidak bisa disangka, mereka sedang berpesta pora. Lalu Lili dan Mela cepat-cepat memanggil uztad dan ibu-ibu panti. Setiba di panti Lili & Mela hendak memanggil Ibu Mekar, tapi mereka bertemu dengan Ibu Nina. Lili lari menuju panti Bu Mekar ! Gawat Bu ! Mari ikut saya Bu Ibu Nina Ada apa ini !!? Lili Pokoknya Ibu harus ikut kami, nanti ibu akan tahu sendiri Mela Cepat Bu ! Ibu Nina Iya, tapi tunggu dulu. Ibu panggil uztad dan Ibu Mekar Kemudian Ibu Nina memanggil Ibu Mekar dan Uztad. Ibu Nina Uztad ! Uztad ! Bu Mekar ! Kesini ! Ibu Mekar & Uztad Ada apa ? Ibu Nina Mari ikut saya ! Uztad Kemana ? Ibu Nina Ayo ikut saja saya dan anak-anak ini ! Ibu Mekar & Uztad Baiklah Mereka pun berlari mencari keempat orang anak itu. Lalu mereka ditemukan oleh Ibu Nina. Ibu Nina Uztad, Bu Mekar ! Disini mereka ! Mereka pun berlari mengikuti Lili dan Mela. Sesampainya disana Mela menunjukkan Karina dan yang lainnya kepada Uztad dan Ibu panti. Mela Lihat Pak ! Apa yang mereka lakukan ! Ibu Mekar Ya Allah, apa yang kalian lakukan ? terkejut Regina Tidak bu ! Kami tidak melakukan apa-apa menyembunyikan narkoba yang ada di tangannya Karina, Ahmad, Lee terkejut dan ingin lari Semua anak panti mengepung hey mau kemana kalian ? Ibu Nina Apa yang kalian lakukan di malam yang sudah selarut ini disini ? Karina Tidak ada Bu sambil takut Uztad Apa yang ada di tanganmu Lee ? Lee Bukan apa-apa pak ketakutan Lalu Uztad memaksa untuk membuka tangan Lee, Lee melawan. kemudian Pak uztad merampas barang yang ada di tangan Lee dengan paksa. Uztad Astaghfirullah. Dapat dari mana barang haram ini !? marah Lee Pak… Maafkan kami takut Uztad pun menampar Lee. Dan Mela langsung menghubungi polisi untuk menangkap teman mereka itu. Mela Halo, kantor polisi ? Segera kemari ! Disini ada kejadian pergaulan bebas ! Dan polisi pun segera datang untuk mengintrogasi mereka berempat. Setiba polisi disana mereka langsung di introgasi. Polisi Jangan bergerak ! angkat tangan kalian ! sambil menodongkan pistol kearah mereka Mereka berempat Kami tidak bersalah pak. Ini hanya salah paham saja sambil ketakutan Polisi Diam ! sudah terbukti bahwa kalian bersalah. Ringkus mereka ! Polwan Baik Pak ! Dan Polwan pun lalu memborgol tangan mereka, dan hendak membawa mereka ke kantor polisi. Regina Tapi.. ! kami tidak bersalah. Kami mohon jangan bawa kami ke kantor polisi Polisi Sudah saya katakan kalian jangan banyak bicara ! bentak Regina Bagaimana ini, kita akan di penjara Ahmad, Lee & Karin Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Ya kita jalani saja, Karena kita memang bersalah Polisi Cepat bawa mereka ! Polwan Iya pak ! Cepat kalian jalan ! Polisi pun langsung membawa mereka ke kantor polisi. Setiba di kantor polisi, polisi dan polwan mengintrogasi mereka. Polisi Cepat data segera pengakuan mereka ! Polwan Siap komandan ! Lalu polisi menanyakan segala pertanyaan menurut bukti dan polwan pun meringkus data yang di perolehnya. Polisi Dari mana kalian dapat barang haram ini ? Para tersangka Kami memperolehnya dari Bandar terbesar di kota ini Setelah mengintrogasi mereka, polisi pun lalu memasukkan mereka ke dalam penjara. Hari demi hari, tahun demi tahun telah berlalu. Saatnya Regina, Karina, Lee, dan Ahmad keluar dari penjara, dan mereka kembali ke panti untuk menjumpai anak-anak dan pegurus panti. Regina dan Karina pergi untuk menemui Ibu Mekar dan Ibu Nina untuk meminta maaf. Karina sedih Ibu, maafkan kami Regina Iya bu. Maafkan kami, kami khilaf bu Ibu Nina Iya nak, ibu maafkan. Jangan ulangi lagi hal seperti itu ya Regina & Karina Baik bu, kami janji Regina dan Karina dimaafkan dengan Ibu panti dan mereka berpelukan. Lalu Lee dan Ahmad pergi untuk menemui uztad Al-Faribi. Lee Uztad. Maafkan kami, kami khilaf Uztad Yasudah uztad maafkan, jangan lakukan hal seperti itu lagi Lee & Ahmad Baik pak. Terima kasih. Apa bapak masih menerima kami ? Uztad Tentu saja nak Pada akhirnya Ahmad, Lee, Regina, dan Karina diterima lagi di panti. Dan mereka menjadi anak yang baik di panti tersebut. Ireka Salsabila jikakita telah terperosok dalam pergaulan bebas kita akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk hura-hura terjerumus dalam kehidupan malam dan terjangkit virus konsumerisme untuk sekedar gengsi. 7 naskah drama bahasa sunda singkat untuk delapan orang tentang pergaulan bebas pelajar kumpulan tugas drama bahasa sunda singkat dan pendek kata drama
DRAMA Narkotika dan Alkohol *Akibat Pergaulan yang Tidak Sehat * Ada 5 orang siswa yang nakal di kelas 8B . Mereka adalah Adit , Yosep , Litson , Imi , dan 1 orang perempuan yaitu Angel . Pada siang hari setelah pulang sekolah Adit , Yosep , dan Litson pergi ke taman. Mereka duduk sambil bermain kartu dan bercakap-cakap . Adit Gue udah bosan hidup kaya’ gini terus . Mau mati kek , apaan kek , gue nggak peduli !! Litson Iya gue juga . Nggak asik banget sih ! Yosep Maksud loh apaan sih Dit , ngomong kaya’ gitu ? Adit Nggak papa sih , gue cuman males aja sama hidup gue . Gue udah malas Skolah ! Yosep Trus kalo elo malas skolah , Lo berdua mau ngapain coba ?! Adit Nggak tau juga sih , mmm .. mendingan kita ngerokok yuk , sambil minum – minum gitu . Gimana stuju nggak ? Litson Waah Asyik juga tuh . gue stuju banget sama ide loh , gimana Yosep kalo lo stuju nggak ? Yosep Mmm .. boleh juga tuh , Ide yang bagus . Tapi masa cuma kita bertiga doang sih ?! Adit Oh’iya yaa , Imi dan Anggel kemana ya ? biasanya kan kita selalu sama-sama ! Tiba-tiba Imi dan Anggel datang dan membawa 2 botol Bear dan 2 bungkus rokok . Imi Haii guys , sorry ya telat soalnya gue sama Anggel masih beli minuman dulu nih buat kita . Anggel Iya , kalian pasti haus kan ? Kita minum bareng yuk ! ada rokok juga loh . Adit Pantes aja kelamaan . Tapi bagus deh , pas banget kita lagi Badmood ! Yosep Iya paasss bangett . Litson Yoii coy ! Akhirnya mereka meminum 2 botol Bear itu sampai habis dan menghabiskan 2 bungkus rokok sambil bermain kartu . Saat mereka sedang asyik bermain , tiba-tiba datanglah 2 teman sekelas mereka yaitu Yuni dan Nadiva . Mereka terkejut melihat kelakuan 4 anak itu ! Yuni Astaga , kalian apa’apaan sih mabuk nggak jelas disini ? Gila’ yaa, Cuma Anggel doang yang cewek ! Nadiva Kalian kenapa sih jadi kaya’ gini ? ini tuh kelewatan banget tau nggak ?! Awas yaa , kita laporin ibu Welmince !! Imi Apa’apaan sih bawa” Ibu Welmince ! Dasar mulut Emberr !! Litson Iya , dasar ember lo berdua ! Adit Mendingan kalian nggak usah ikut campur deh . Sana pergi !! Yuni Oh , jadi lo ngusir kita ? Ok’Fine , jangan salahin kita kalo terjadi apa” sama kalian . Ngerti ? Yuk pergi . sambil menarik tangan Nadiva Lalu Yuni dan Nadiva pun pergi meninggalkan mereka . Keesokan harinya kelima anak itu terlihat cemas dan pergi dengan terburu-buru . Yuni dan Nadiva secara perlahan mengikuti mereka dari brlakang . Mereka Curiga dengan keempat anak itu . Yuni Mau ngapain lagi ya mereka ? Jangan-jangan mereka mau Mabuk lagi deh ! Nadiva Iyaa . Mereka sangat mencurigakan ! kita harus cari tau sesuatu tentang mereka !! Yuni Poko’nya kali ini kita nggak boleh kehilangan jejak mereka sedikitpun ! Nadiva Dan kita juga nggak boleh biarin mereka mabuk lagi . Yuni Yoii Siist sambil tos Ternyata Kelima anak itu sedang membeli alkohol , rokok , dan beberapa minuman keras lainnya . Sementara Yuni dan Nadiva sedang bersembunyi dan merekam apa yang mereka beli . Yuni Kita harus selalu merekam apa yang mereka lakukan agar bisa membuat mereka takut dengan barang bukti yang ada di Hp ini . Nadiva Bener . jangan sampai ketahuan kalo kita disini . Tak lama kemudian Angel dan 4 temannya bergegas ke Taman , tempat biasanya mereka nongkrong bareng . Sementara itu Yuni dan Nadiva tetap waspada dan merekam segala tingkah laku mereka . Yuni Tuh kan bener dugaan gue , mereka pasti kesini lagi . dan ternyata yang mereka konsumsi itu semuanya Narkoba ! Nadiva Samperin aja yuk . sambil berhenti’in mereka . sebelum mereka mabuk para . Yuni Ok’ Lalu , Yuni dan Nadiva pun menghampiri mereka dan pura-pura mengancam agar mereka ketakutan dan berhenti meminum alkohol tersebut . Angel Lihat ! Yuni dan Nadiva datang guys . Litson Mau ngapain lagi sih mereka ? ganggu aja ! Adit Udalaah santai aja , biarin mereka datang . Imi Kita lihat saja apa yang ingin mereka lakukan ! Nestor Yoii Bro . Akhirnya Yuni dan Nadiva menghampiri mereka untuk memberhentikan perlakuan mereka . lalu Yuni dan Nadiva sempat berdebat dengan mereka . Yuni Oh My to The God ! Angel , gue nggak nyangka ya lo jadi kaya gini . Lo berubah Jel , lo pergi dari kita dan gabung sama mereka . lo nyadar nggak sih skarang kalian tuh udah ngonsumsi narkoba !! Nadiva Iya Jel , lo bener-bener berubah . lo tiba-tiba menjauh dari kita dan skarang lo jadi Narkoba ! Imi Trus kenapa kalo Angel gabung sama kita ? MasbuLoh ? hahaha.. Adit Emangnya kalian siapa ngelarang-larang kita ! Yuni Kita emang bukan siapa-siapa . Tapi Pliis , Kita cuman pengen kalian stop ngonsumsi narkoba . ini tuh bahaya buat kaliaan ! Nadiva bener kata Yuni . mendingan kalian berhenti daripada kita laporin kalian ke Ibu Welmince .. Litson apa’an sih kalian ! dikit’dikit Ibu Welmince , dikit’dikit Ibu Welmince !! Capek dehh .. Nestor lagian kalian Sirik banget sih sama kita ! Payah !! Imi Tau ! Laporin aja sana , emangnya kalian punya buktii ?! Yuni Punya kok ! kalian nggak nyadar kan , kalo dari tadi gue sama Nadiva udah ngerekam semua Tingkah Laku kalian . Nadiva Mau ngomong apa lagi kalian ! bukti udah ada , skarang kalian tinggal milih mau tobat atau kita kasih Video ini ke Ibu Welmince . Adit Gimana dong nih ? dengan panik dan ketakutan Nestor nggak tau juga sih .. Litson Mampuss kita !! Yuni Woyy ! kalian denger nggak sih ? Angel , gue kecewa sama lo ! skarang terserah lo mau tobat atau enggak ?! Angel Yuni plis maafin gue . gue mau tobat kok ! tolong jangan laporin kita ke Ibu Welmince , kita janji akan tobat dan nggak bakal ulangin lagi . sambil memegang tangan Yuni Nadiva Bener , lo mau tobat ? trus gimana sama yang lain ? mereka mau nggak ?? Imi Okey , gue stuju sama keputusan Angel . gue juga mau tobat ! Adit , Yosep , Litson Kita juga mau tobat bro ! Angel Bagus deh kalo kalian juga mau tobat . berarti mulai skarang kita semua sahabatan dan gak ada lagi yang namanya NARKOBA !!! Yuni dan Nadiva Stuju Guys ! Yuni Jadi , mulai skarang Stop Ngerokok , Stop Minum Alkohol , dan Stop Main Kartu kaya’ Pejudi !! Ngerti ? Nadiva Dan ingat !! Stop beli-beli minuman keras yang gak penting lagi buat kalian . Mulai Skarang Lupain yang namanya Mabuk-mabukan! Semuanya Mulai detik ini kita Semua Bersahabat , dan Menjauhi NARKOBA !! *KESIMPULAN* Janganlah Mengonsumsi Narkoba karena akan merugikan diri sendiri . Narkoba itu tidak baik bagi kita semua apalagi seperti kita anak Sekolah . Jadi , jauhilah Narkoba !!
Keluargaini juga selalu di warnai dengan percecokan. Teman kendil yg pertama kali terpengruh terhadap virus negative itu. Contoh Naskah Drama Durasi 15 Menit Contoh Surat Pak thomas dan moris 2. Naskah drama akibat pergaulan bebas. Pada malam hari, putri mengatakan kepada ibunya kalau selama ini ibunya tidak memperhatikannya karena sibuk bekerja.
Baca Juga PREDIKSI Ikatan Cinta Mutia dan Tiara Akhirnya Kembali Menyatu, Hasil Tes DNA Indra Mengejutkan 4. Kesempatan pemulihan Bagi mereka yang terjerat dalam pergaulan bebas, ada kesempatan untuk memulihkan diri dan membangun masa depan yang lebih baik. Melalui dukungan, pengobatan, dan ketekunan, kita bisa menemukan kembali hidup yang bermakna dan positif. Pesan utama dari naskah drama ini adalah bahwa meskipun terjerumus dalam pergaulan bebas, kita semua memiliki kekuatan untuk keluar dari lingkaran itu. Baca Juga Kumpulan Puisi Hari Lahir Pancasila untuk Tugas Sekolah Anak SD, SMP dan SMA Dengan kesadaran, dukungan, dan keberanian, kita bisa menyelami batas dan mengubah arah hidup kita menuju kehidupan yang lebih baik dan bermakna. Berikut ini adalah judul contoh naskah drama tentang pergaulan bebas 5 orang "Menyelami Batas Kisah Pergolakan dalam Pergaulan Bebas". Karakter Dinda - Seorang remaja yang tergoda untuk terlibat dalam pergaulan bebas. Rama - Sahabat Dinda yang berusaha membimbingnya ke jalan yang benar. Maya - Teman sekelas Dinda yang telah terjerumus dalam pergaulan bebas. Andre - Seorang pecandu narkoba yang berusaha keluar dari lingkaran pergaulan yang merusak. Sarah - Seorang mantan pecandu yang berhasil pulih dan mencoba membantu orang lain keluar dari pergaulan bebas. Baca Juga Hudatos, Pesan Pendeta Helen Ruth Manurung dalam Perayaan Pentakosta di GKI Salatiga Terkini